Penajam Paser Utara — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendapat dukungan lahan dari Pertamina seluas sekitar 17 hektare untuk menyiapkan cadangan air baku di kawasan Embung Lawe-Lawe.
Lahan disiapkan menghadapi potensi kemarau ekstrem
Lahan tersebut diproyeksikan menjadi bagian dari kolam retensi dan cadangan air untuk memperkuat ketahanan air PPU. Peninjauan lokasi dilakukan pada 2 November 2026, seiring pemerintah daerah mengantisipasi potensi kemarau ekstrem pada 2027.
Pemkab PPU menyebut dukungan lahan ini penting untuk menjaga ketersediaan air bagi masyarakat sekaligus memperkuat perencanaan infrastruktur air baku di wilayah Penajam Paser Utara.
Embung Lawe-Lawe menjadi cadangan air baku
Embung Lawe-Lawe dipersiapkan sebagai salah satu titik strategis penyimpanan air. Selain menampung air, kawasan ini diharapkan dapat membantu pemerintah mengatur pasokan air ketika curah hujan menurun dan kebutuhan masyarakat meningkat.
Pengembangan cadangan air dilakukan melalui koordinasi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait. Pemerintah juga perlu memastikan desain teknis, kapasitas tampungan, serta sistem distribusi dapat mendukung kebutuhan jangka panjang.
Informasi ini sebelumnya diberitakan KoranKaltim. Baca juga berita daerah lainnya di kanal PPU Kata IKN.




























