Example 325x300
Example floating
Example floating
IKN TerkiniPPU

PPU Dorong Layanan Air Bersih Terintegrasi dengan IKN, 800 Sambungan Gratis Disiapkan

7
×

PPU Dorong Layanan Air Bersih Terintegrasi dengan IKN, 800 Sambungan Gratis Disiapkan

Sebarkan artikel ini
Bupati PPU Mudyat Noor menyoroti layanan air bersih terintegrasi dengan IKN

Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan pengembangan layanan air bersih harus berjalan seiring dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Bupati PPU Mudyat Noor menyebut, layanan dasar itu menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak untuk warga yang berada di sekitar kawasan ibu kota negara baru.

Melalui Perumda Air Minum Danum Taka (AMDT), pemerintah daerah juga menyiapkan 800 sambungan rumah (SR) air bersih gratis bagi keluarga kurang mampu pada 2026. Program itu dibahas dalam Rapat Kerja Evaluasi Kinerja Triwulan II 2026 Perumda AMDT di Yogyakarta beberapa hari lalu.

Example 300x600

Air bersih jadi investasi kesehatan

Mudyat menekankan bahwa air bersih bukan sekadar proyek infrastruktur. “Air bersih adalah kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat, termasuk mempercepat penurunan angka stunting. Jadi, ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan bagian dari investasi kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga meminta antisipasi terhadap musim kemarau agar distribusi tetap terjaga ketika debit air baku menurun. Menurut Mudyat, pembangunan layanan air bersih harus mengurangi kesenjangan infrastruktur antara PPU dan kawasan IKN.

“Pengembangan pelayanan air bersih harus sinergis dengan IKN. Ketimpangan yang ada harus kita pangkas agar masyarakat PPU merasakan manfaat pembangunan yang setara. Apa pun hambatannya, Pemerintah Daerah siap bersinergi mencari solusi,” tegasnya.

Direktur Utama Perumda AMDT Abdul Rasyid kemudian memaparkan program strategis 2026, termasuk pemasangan 800 sambungan rumah air bersih gratis bagi masyarakat kurang mampu. Langkah ini diharapkan memperkuat pelayanan dasar sekaligus menjaga manfaat pembangunan IKN juga dirasakan warga PPU.