Example 325x300
Example floating
Example floating
IKN TerkiniKaltimNasional

Otorita IKN Gandeng PNM Perkuat Pendanaan UMKM di Nusantara

9
×

Otorita IKN Gandeng PNM Perkuat Pendanaan UMKM di Nusantara

Sebarkan artikel ini
Otorita IKN bertemu PNM untuk memperkuat pendanaan dan pembinaan UMKM di Nusantara
Otorita IKN bertemu PNM untuk memperkuat pendanaan dan pembinaan UMKM di Nusantara.

KATAIKN.COM, NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (Otorita IKN) menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM untuk memperkuat pendanaan dan pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Nusantara. Langkah ini ditempuh agar pelaku usaha lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut masuk ke rantai ekonomi yang tumbuh di sekitar ibu kota baru.

Basuki mendorong pembiayaan yang lebih dekat ke pelaku usaha

Kerja sama itu dibahas dalam pertemuan antara Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dan Komisaris Utama PNM Dradjad Hari Wibowo di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Selasa, 4 Agustus 2026. Dalam pertemuan tersebut, Basuki menekankan pentingnya dukungan pendanaan untuk investasi sekaligus pemberdayaan UMKM di IKN.

Example 300x600

“Selamat datang di Kantor Otorita IKN. Kami akan menyampaikan terkait pendanaan investasi, termasuk pemberdayaan UMKM di IKN. Sekali lagi terima kasih, kami sangat membutuhkan intervensi PNM ini,” ujar Basuki.

4.767 UMKM tersebar di tujuh kecamatan

Otorita IKN mencatat ada 4.767 UMKM yang tersebar di tujuh kecamatan wilayah delineasi IKN, yakni Sepaku, Muara Jawa, Loa Janan, Loa Kulu, Samboja, Samboja Barat, dan Sanga-Sanga. Data itu menjadi dasar untuk memetakan kebutuhan pembiayaan sekaligus penguatan kapasitas usaha warga setempat.

PNM sendiri menyebut memiliki dua program utama yang bisa masuk ke kebutuhan itu, yakni ULaMM untuk pembiayaan mikro dan Mekaar untuk pembinaan ekonomi keluarga sejahtera, khususnya perempuan pelaku usaha ultra mikro melalui pendampingan kelompok tanpa agunan.

“PNM memiliki ULaMM untuk pembiayaan mikro dan Mekaar untuk membina ekonomi keluarga sejahtera, khususnya ibu-ibu,” kata Dradjad. Ia menambahkan bahwa pendekatan pendampingan menjadi pembeda utama PNM dengan pembiayaan perbankan biasa.

Peluang ekonomi Nusantara makin terbuka

Dradjad juga menilai kerja sama ini sejalan dengan upaya menekan kemiskinan di kawasan IKN. Menurutnya, sinergi pembiayaan dan pendampingan akan membuat pelaku usaha lokal lebih siap masuk ke aktivitas ekonomi utama Nusantara.

Untuk konteks ekonomi IKN yang lebih luas, baca juga laporan kami tentang investasi IKN yang terus bergerak. Sementara itu, pembaca dapat memantau pembaruan resmi melalui situs resmi Otorita IKN.