Example 325x300
Example floating
Example floating
KaltimPPU

Pelabuhan Ferry Penajam Tetap Buka Saat Dermaga 2 Direhabilitasi, ASDP Minta Warga Antisipasi Antrean

13
×

Pelabuhan Ferry Penajam Tetap Buka Saat Dermaga 2 Direhabilitasi, ASDP Minta Warga Antisipasi Antrean

Sebarkan artikel ini
Dermaga Pelabuhan Ferry Penajam di PPU saat operasional tetap berjalan di tengah rehabilitasi Dermaga 2 pada Juni 2026.
Pengerjaan fasilitas dermaga di Pelabuhan Ferry Penajam, PPU, saat layanan penyeberangan tetap berjalan. Foto dasar: Ayokaltim, telah disunting ringan untuk kebutuhan editorial.

KATAIKN.COM, PENAJAM PASER UTARA — Pelabuhan Ferry Penajam dipastikan tetap beroperasi saat rehabilitasi Dermaga 2 dijalankan pada 5-14 Juni 2026. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan penyeberangan Penajam-Balikpapan tidak ditutup total, melainkan hanya mengalihkan layanan ke dermaga yang tidak sedang diperbaiki.

Penjelasan itu disampaikan setelah beredar kabar di media sosial bahwa pelabuhan akan berhenti beroperasi selama 10 hari. Supervisi Bisnis dan Pelayaran ASDP Ferry Penajam Heru Sulistriono menepis kabar tersebut dan meminta masyarakat tidak keliru membaca informasi teknis pekerjaan rehabilitasi.

Example 300x600

“Yang beredar itu hoaks. Pelabuhan tidak tutup. Yang ditutup sementara hanya dermaga yang sedang dikerjakan, bukan tutup total,” kata Heru, Rabu (3/6/2026).

Rehabilitasi fokus di Dermaga 2

Menurut Heru, pekerjaan yang dilakukan adalah rehabilitasi pencor beton breasting dolphin atau struktur pelindung sandaran kapal di Dermaga 2. Selama pekerjaan berlangsung, operasional penyeberangan tetap dijalankan melalui Dermaga 1 agar arus kendaraan dan penumpang tetap terlayani.

ASDP juga menyebut pemberitahuan internal mengenai pekerjaan proyek seharusnya tidak dimaknai sebagai penutupan total pelabuhan. Dalam penjelasan resminya, rehabilitasi dilakukan untuk menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional pelabuhan di lintasan Penajam-Balikpapan.

“Yang tutup total sementara itu Dermaga 2 yang sedang diperbaiki. Dermaga lainnya tetap beroperasi melayani penyeberangan. Jadi tidak benar kalau disebut Pelabuhan Penajam tutup,” ujarnya.

Pengguna jasa diminta antisipasi antrean

ASDP mengakui pola operasi satu dermaga berpotensi menimbulkan antrean kendaraan pada jam tertentu. Karena itu, pengguna jasa yang membutuhkan perjalanan lebih cepat diminta menyiapkan waktu tempuh lebih longgar atau mempertimbangkan jalur alternatif lewat Sepaku menuju Km 38 Balikpapan.

Heru mengatakan jalur alternatif itu bisa dipakai ketika antrean di pelabuhan meningkat selama masa rehabilitasi. Saat ini terdapat 12 kapal ferry yang melayani lintasan di Teluk Balikpapan selama 24 jam, dengan pengaturan trip menyesuaikan kapasitas dermaga yang tersedia.

“Kalau ramai itu pasti karena ada antrean dan hanya dilayani satu dermaga saja. Tetapi kalau ingin buru-buru bisa dialihkan ke Sepaku tembus ke Km 38 Balikpapan,” katanya.

Bagi warga PPU dan kawasan penyangga IKN, kelancaran konektivitas laut Penajam-Balikpapan masih menjadi urat nadi mobilitas harian. Sebelumnya, arus kendaraan menuju kawasan sekitar Nusantara juga sempat menjadi sorotan saat lalu lintas Tol Regional Nusantara melonjak selama libur Iduladha.

Masyarakat diimbau memantau informasi terbaru melalui kanal resmi operator penyeberangan dan tidak langsung mempercayai kabar penutupan total tanpa konfirmasi. Informasi awal mengenai klarifikasi ASDP ini juga diberitakan oleh Ayokaltim.