Example 325x300
Example floating
Example floating
IKN Terkini

Pak Bas Soroti Masalah Disiplin Proyek IKN: “Saya Akan Kerasin!”

145
×

Pak Bas Soroti Masalah Disiplin Proyek IKN: “Saya Akan Kerasin!”

Sebarkan artikel ini

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki babak baru dengan dimulainya sejumlah proyek tahap kedua. Namun di balik kelanjutan mega proyek warisan Presiden Joko Widodo itu, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengungkapkan sejumlah masalah serius yang menghambat kemajuan di lapangan.

Dalam forum Pre-Construction Meeting (PCM) untuk dua paket utama pekerjaan fisik, Basuki menyampaikan kekecewaannya terhadap kualitas kerja para penyedia jasa konstruksi yang dinilainya kurang disiplin dan belum memperhatikan aspek kebersihan serta ketertiban.

Example 300x600

“Saya akan kerasin. Batching plant yang masih mengotori jalan akan saya stop. Minimal dua bulan saya hentikan. Supaya penyedia jasa tahu bahwa kita serius soal kebersihan,” tegasnya, Jumat (4/7).

Basuki juga menyoroti praktik pengangkutan material seperti batu split dan tanah yang kerap dibiarkan terbuka, menyebabkan tumpahan di jalan dan membahayakan pengguna jalan lainnya. Ia meminta semua truk pengangkut ditutup terpal dan jalur distribusi dijaga kebersihannya.

PCM kali ini membahas dua paket proyek utama: Penataan Kawasan Sepaku serta Penataan Kawasan Olahraga dan Ruang Terbuka Hijau, yang keduanya merupakan bagian dari pembangunan tahap kedua IKN periode 2025–2029.

Total anggaran yang dialokasikan untuk dua proyek ini mencapai lebih dari Rp300 miliar dari APBN 2025. Masa pengerjaan dijadwalkan selama 189 hari kalender, dari 26 Juni hingga 31 Desember 2025.

Di luar aspek fisik, Basuki menyoroti buruknya kualitas penanaman pohon dan lanskap. Ia menemukan tanaman yang masih dibungkus karung plastik, menghambat pertumbuhan akar. “Bongkar satu per satu. Ambil karungnya. Tanam lagi dengan benar,” ujarnya tegas.

Plt Deputi Sarana dan Prasarana OIKN Danis H. Sumadilaga menambahkan bahwa proyek di Sepaku tidak dilakukan di lahan kosong, melainkan di tengah masyarakat yang sudah aktif secara sosial dan ekonomi.

“Pasar harus tetap berjalan. Aktivitas ekonomi jangan terganggu. Harmonisasi dengan warga itu krusial,” katanya.

Dengan 15 proyek multi-years yang segera dilelang dan dikerjakan dalam waktu dekat, Basuki meminta agar semua pihak bergerak cepat dan bekerja tertib.

“Jangan mengulur-ulur waktu. Paket ini hanya sampai Desember. Agustus–September kita mulai kerjaan yang lebih rumit lagi,” pungkasnya.