Example 325x300
Example floating
Example floating
KaltimKutai Kartanegara

Majelis Taklim Tenggarong dan Loa Kulu Silaturahmi ke Bupati Kukar, Dukung Penguatan Gerakan Etam Mengaji

76
×

Majelis Taklim Tenggarong dan Loa Kulu Silaturahmi ke Bupati Kukar, Dukung Penguatan Gerakan Etam Mengaji

Sebarkan artikel ini

KUTAI KARTANEGARA – Sebanyak 750 anggota dan pengurus Majelis Taklim dari Kecamatan Tenggarong dan Loa Kulu bersilaturahmi dengan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Rabu (7/4). Pertemuan ini menjadi momen istimewa yang telah lama dinantikan oleh para penggerak kegiatan keagamaan di wilayah tersebut.

Ketua Panitia Hj. Nani Trikorawati menyebutkan, peserta yang hadir berasal dari 130 majelis taklim, ditambah sejumlah organisasi wanita serta kelompok Sholawat Burdah. Acara ini turut dihadiri Ketua MDI Kukar M. Bisron, Ketua FKUB Kukar H. Harunnurasid, perwakilan Kementerian Agama, dan perwakilan Bagian Kesra Setkab Kukar.

Example 300x600

Dalam kesempatan itu, Bupati Kukar menyerahkan bantuan berupa 12 set sistem pengeras suara, 75 mukena, 200 buku Yasin, serta fasilitasi khitanan massal gratis bagi anak-anak pengurus majelis taklim. Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap peran aktif majelis taklim dalam pembinaan keagamaan masyarakat.

Bupati Edi Damansyah mengapresiasi kontribusi majelis taklim, kelompok Yasinan, dan komunitas sholawat dalam menyukseskan Gerakan Etam Mengaji (Gema), sebuah program prioritas Pemkab Kukar untuk memperkuat pendidikan Al-Qur’an di masyarakat. Ia menegaskan bahwa tujuan program bukan sekadar mencetak hafiz 30 juz dalam 12 bulan, melainkan membangun SDM religius yang mampu kembali ke kampung halaman dan berkontribusi sebagai guru mengaji maupun pengelola masjid.

“Majelis taklim harus menjadi penggerak dalam memperkuat budaya belajar Al-Qur’an di lingkungan masing-masing. Semangat belajar tidak boleh pudar meskipun usia terus bertambah,” ujar Edi.

Edi juga menekankan kesinambungan visi Kukar Idaman hingga 2030, termasuk berbagai program keberlanjutan seperti bantuan dana Rp25 juta untuk majelis taklim yang memenuhi kriteria, serta program “Terima Kasih Guru Ngajiku” sebagai bentuk penghargaan terhadap para pendidik keagamaan.

“Program ini harus terus dikawal bersama. Kita niatkan semuanya untuk kemaslahatan umat,” tegasnya. (Adv/Diskominfo Kukar)