Example 325x300
Example floating
Example floating
KaltimKutai Kartanegara

Perkuat Pelayan, Disdamkarmatan Kukar Fokuskan Peningkatan SDM dan Fasilitas Penunjang

73
×

Perkuat Pelayan, Disdamkarmatan Kukar Fokuskan Peningkatan SDM dan Fasilitas Penunjang

Sebarkan artikel ini

Dalam upaya memperkuat pelayanan pemadam kebakaran di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Disdamkarmatan) Kukar berfokus pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan pengadaan fasilitas penunjang di setiap pos pemadam kebakaran.

Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani, mengakui bahwa keterbatasan armada dan personel menjadi tantangan utama yang dihadapi saat ini.

Example 300x600

Fida menjelaskan bahwa Kukar saat ini memiliki total 9 unit armada pemadam di Mako, 2 unit di Pos Patimura, serta masing-masing satu unit di setiap kecamatan. Namun, jumlah ini masih jauh dari ideal untuk menjangkau seluruh wilayah yang tersebar luas.

“Jumlah armada yang ada memang belum mencukupi. Kami memiliki pos pemadam di 18 kecamatan, sedangkan target kami adalah 20 kecamatan. Namun, masalah utamanya bukan hanya jumlah pos, melainkan juga kekurangan SDM dan keterbatasan anggaran,” jelasnya.

Dua kecamatan yang belum memiliki pos pemadam kebakaran adalah Muara Wis dan Kota Bangun Darat. Menurut Fida, tantangan terbesar adalah bagaimana merekrut serta memberikan insentif yang layak bagi personel yang bertugas di setiap pos.

Untuk mengatasi hal tersebut, Disdamkarmatan Kukar mendorong keterlibatan relawan dalam memperkuat kesiapsiagaan pemadam kebakaran di daerah-daerah. Fida berharap masyarakat dapat berperan aktif menjadi relawan meski tanpa digaji, asalkan memiliki semangat membantu dan didukung dengan peralatan yang ada.

“Jika masyarakat bersedia menjadi relawan, itu sangat membantu. Kami siap mendukung dengan peralatan yang tersedia. Namun, di beberapa daerah, dukungan masyarakat terhadap pos pemadam masih kurang,” terangnya.

Fida mengungkapkan bahwa di daerah Kembang Janggut, misalnya, meskipun pos pemadam dan unit kendaraan sudah tersedia, namun aki kendaraan kerap kali hilang. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua daerah siap mendukung kehadiran pos pemadam dengan baik.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Fida tetap optimis dan berkomitmen untuk terus mengupayakan peningkatan fasilitas pemadam kebakaran di Kukar.

“Saya lebih bersyukur jika SDM-nya ada meskipun alatnya belum tersedia. Saya siap berjuang mencarikan alatnya. Banyak desa yang siap berkontribusi meskipun fasilitasnya belum lengkap, dan kami akan terus berusaha untuk memenuhinya,” pungkas Fida. (Adv/Diskominfo Kukar)