Example 325x300
Example floating
Example floating
Kaltim

Kaltim Latih 817 Pendidik agar Materi Digital Lebih Kreatif dan Menarik

6
×

Kaltim Latih 817 Pendidik agar Materi Digital Lebih Kreatif dan Menarik

Sebarkan artikel ini

Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim melatih 817 pendidik pada Minggu, 26 April 2026, untuk memperkuat kemampuan menyusun materi kreatif digital. Program ini diarahkan agar guru dan tenaga pendidik di daerah mampu mengikuti perubahan pola belajar yang makin lekat dengan perangkat digital.

Pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk menjaga kualitas pembelajaran di tengah dorongan digitalisasi pendidikan. Dengan bekal yang lebih baik, para pendidik diharapkan tidak hanya mampu memakai perangkat teknologi di kelas, tetapi juga mengolahnya menjadi bahan ajar yang lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami siswa.

Example 300x600

Langkah ini penting karena kebutuhan pembelajaran di era sekarang tidak lagi berhenti pada pemakaian gawai atau presentasi digital. Pendidik juga dituntut memahami cara menyusun materi yang visual, ringkas, dan relevan dengan karakter peserta didik. Di titik itu, kreativitas menjadi kunci agar teknologi benar-benar memberi dampak pada proses belajar, bukan sekadar pelengkap.

Di Kalimantan Timur, peningkatan kapasitas guru seperti ini relevan dengan tantangan pendidikan di wilayah yang terus berkembang seiring dinamika pembangunan daerah dan hadirnya pusat pertumbuhan baru di sekitar IKN. Ketika kompetensi digital pendidik menguat, sekolah-sekolah di Kaltim punya peluang lebih besar untuk menyiapkan peserta didik yang adaptif, percaya diri, dan siap menghadapi kebutuhan kerja masa depan.

Selain mendukung kualitas kelas, pelatihan semacam ini juga dapat memperluas praktik baik antarpendidik. Materi yang kreatif bisa dibagikan, dimodifikasi, dan diterapkan di berbagai sekolah dengan kebutuhan yang berbeda. Dari situ, dampaknya tidak hanya terasa pada satu kelompok guru, tetapi juga pada ekosistem pendidikan Kaltim secara lebih luas.

Pemerintah daerah berharap pelatihan untuk 817 pendidik ini menjadi awal dari penguatan kompetensi berkelanjutan. Jika program seperti ini dijaga konsisten, Kalimantan Timur bukan hanya mengejar ketertinggalan digital, tetapi juga membangun fondasi pendidikan yang lebih modern, inklusif, dan relevan dengan zaman.