Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak cepat merencanakan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru di Kecamatan Tenggarong.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi keterbatasan daya tampung TPA Bekotok di Kelurahan Loa Ipuh yang terus menurun setelah bertahun-tahun beroperasi.
Kepala DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini masih dalam tahap verifikasi lokasi untuk pembangunan TPA baru. Beberapa opsi lokasi tengah dikaji, meskipun belum ada keputusan final mengenai lokasi yang akan dipilih.
“Kami sedang mengkaji beberapa lokasi potensial, salah satunya di Desa Jonggon atau Bensamar. Namun, lahan di Jonggon masih milik Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanak), jadi perlu koordinasi lebih lanjut,” jelas Slamet Hadiraharjo pada Sabtu (15/3/2025).
Saat ini, TPA Bekotok melayani pembuangan sampah dari tiga kecamatan, yakni Tenggarong, Loa Kulu, dan Tenggarong Seberang, dengan volume sampah mencapai 25 ton per hari.
Menyadari kondisi tersebut, DLHK Kukar juga tengah mengkaji strategi untuk memperpanjang masa pakai TPA Bekotok agar tetap bisa digunakan dalam jangka waktu tertentu.
“Kami coba optimalkan kembali pengelolaan TPA Bekotok sambil menyiapkan pembangunan TPA baru,” tambah Slamet.
Ia menegaskan bahwa pembangunan TPA baru ini menjadi kebutuhan mendesak agar pengelolaan sampah di Tenggarong dan sekitarnya dapat berjalan dengan baik dan lancar.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses perencanaan dan pembangunan TPA baru ini bisa berjalan sesuai rencana,” tutupnya. (Adv/Diskominfo Kukar)





























