Balikpapan, 3 Mei 2026 — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencatat masuknya investasi baru dari perusahaan asal Korea Selatan. Nilainya mencapai Rp1,15 triliun dan diarahkan untuk pengembangan proyek apartemen serta hotel di kawasan Nusantara, Kalimantan Timur.
Masuknya investasi ini menambah sinyal bahwa pasar properti dan akomodasi di IKN mulai terbentuk seiring bertambahnya kebutuhan hunian dan layanan penunjang. Proyek apartemen dan hotel dinilai penting untuk menopang aktivitas pemerintahan, bisnis, dan mobilitas tenaga kerja di ibu kota baru.
Di sisi lain, investasi dari Korea Selatan juga memperlihatkan bahwa IKN tetap menjadi tujuan menarik bagi modal asing. Otorita IKN selama ini mendorong kehadiran investor untuk tidak hanya menggarap infrastruktur dasar, tetapi juga sektor komersial yang bisa mempercepat tumbuhnya ekosistem kota.
Dengan proyek baru ini, pemerintah berharap pembangunan IKN tidak berhenti pada kesiapan fisik kawasan, melainkan ikut membangun kehidupan ekonomi yang berkelanjutan. Hunian vertikal dan fasilitas hotel menjadi salah satu penopang utama agar pusat pemerintahan di Nusantara bisa berfungsi secara lebih lengkap.
Langkah tersebut sekaligus menegaskan bahwa pengembangan IKN bergerak ke arah kota yang lebih utuh: ada ruang pemerintahan, hunian, dan layanan komersial yang saling terhubung.



















