Pembangunan kompleks DPR di IKN kembali masuk fase percepatan. Laporan Wajah Batam News menyebut target penyelesaian kini dipasang pada 2027–2028, memberi sinyal bahwa infrastruktur legislatif di Nusantara tetap menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.
Bagi IKN, kompleks DPR bukan sekadar bangunan tambahan. Kawasan ini adalah simpul penting bagi kerja lembaga legislatif, sehingga kesiapan fisik dan teknisnya akan sangat menentukan apakah perpindahan fungsi pemerintahan ke Nusantara bisa berjalan utuh dan tertib. Semakin jelas target waktunya, semakin besar pula ruang bagi kontraktor dan penanggung jawab proyek untuk mengatur ritme kerja.
Percepatan pembangunan juga menuntut sinkronisasi dengan hunian, akses jalan, utilitas, dan fasilitas penunjang lain di kawasan inti. Sejumlah laporan kataikn sebelumnya mengingatkan bahwa pekerjaan besar di IKN selalu berkaitan dengan banyak komponen sekaligus, dari desain kawasan hingga kesiapan sarana pendukung bagi aparatur dan tamu negara.
Dalam konteks itu, target 2027–2028 menjadi angka yang penting untuk diawasi. Publik akan menilai bukan hanya cepat atau lambatnya pekerjaan, tetapi juga kualitas hasil akhirnya. Jika tahap ini berjalan sesuai rencana, kompleks DPR akan menjadi penanda bahwa IKN mulai bergerak dari fase konstruksi menuju fungsi pemerintahan yang lebih konkret. Baca juga laporan terkait hunian DPR dan MA di IKN serta respons DPR atas anggaran IKN untuk melihat konteks pembangunan yang lebih luas.




















