Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berlanjut. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA mempercepat pengerjaan proyek jalan di kawasan Kompleks Yudikatif IKN meski dibayangi tekanan inflasi yang memengaruhi biaya konstruksi nasional.
Proyek ini merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur vital untuk mendukung pemindahan lembaga yudikatif ke IKN Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Kompleks Yudikatif akan menjadi lokasi bagi Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), dan Komisi Yudisial (KY) di ibu kota baru.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari ANTARA dan Kompas.com pada Jumat (29/5/2026), WIKA terus memacu progres konstruksi di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Inflasi yang terjadi secara nasional turut berdampak pada harga material dan biaya operasional proyek, namun perseroan memastikan pembangunan tetap berjalan sesuai target.
Nilai Kontrak dan Cakupan Proyek
WIKA mengantongi kontrak senilai Rp1,91 triliun untuk pengerjaan jalan dan terowongan multi utilitas (MUT) di kawasan Kompleks Yudikatif serta Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Proyek ini mencakup pembangunan akses jalan utama, jalan lingkungan, serta infrastruktur pendukung lainnya yang akan menghubungkan kompleks perkantoran yudikatif dengan kawasan sekitar.
Kehadiran infrastruktur jalan yang memadai menjadi prasyarat penting sebelum lembaga-lembaga yudikatif dapat mulai beroperasi dari IKN. Jalan-jalan ini juga akan mendukung mobilitas ribuan aparatur sipil negara (ASN), pekerja konstruksi, dan masyarakat yang akan beraktivitas di kawasan tersebut.
IKN Terus Dibangun, WIKA Optimistis
Pembangunan IKN Nusantara memasuki fase yang semakin intensif. Selain Kompleks Yudikatif, sejumlah proyek infrastruktur lainnya juga terus dikerjakan di KIPP, termasuk pembangunan gedung-gedung kementerian, Istana Presiden, dan fasilitas publik lainnya.
Meskipun tekanan inflasi menjadi tantangan tersendiri bagi sektor konstruksi, WIKA sebagai salah satu BUMN karya andalan nasional tetap menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan ibu kota baru. Perseroan mengandalkan pengalaman panjang dalam proyek-proyek infrastruktur berskala besar untuk memastikan kualitas dan ketepatan waktu pengerjaan.
Baca juga: Investasi Tiongkok di IKN Kian Menguat, Pengusaha China Apresiasi Konsistensi Prabowo
Pemindahan lembaga yudikatif ke IKN merupakan bagian dari rencana besar pemerintah untuk menjadikan Nusantara sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia. Dengan percepatan yang dilakukan WIKA, diharapkan kompleks yudikatif dapat segera difungsikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.




























