Program “Gen Matic” x Shopee di Nusantara kembali menegaskan arah baru ekonomi IKN: pembangunan kawasan ini tidak hanya soal gedung, jalan, dan kantor pemerintahan, tetapi juga soal menyiapkan warga muda agar siap masuk ke pasar digital. Sejumlah peserta dari kawasan sekitar IKN mendapat bekal literasi digital, strategi konten, dan langkah awal untuk berjualan online.
Laporan Gerbang Kaltim, Cahaya Borneo, BorneoFlash, hingga Kaltim Post menunjukkan agenda ini digelar dengan dukungan Kemenparekraf dan Otorita IKN. Fokusnya jelas: mendorong pemuda lokal menjadi seller, memahami cara membaca pasar, dan memanfaatkan platform e-commerce agar produk serta jasa dari Nusantara punya akses yang lebih luas.
Di tengah pembangunan fisik yang masih berjalan, penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi krusial. IKN akan sulit tumbuh sehat bila masyarakat sekitar hanya menjadi penonton. Karena itu, pelatihan seperti Gen Matic memberi ruang agar anak muda lokal ikut terlibat langsung dalam rantai ekonomi baru, bukan sekadar menunggu efek turunan proyek.
Ke depan, program serupa bisa menjadi jembatan penting bagi UMKM di sekitar kawasan inti. Jika pendampingan berlanjut, produk lokal berpeluang menembus pasar nasional lewat jalur digital, sekaligus menjaga perputaran uang tetap tinggal di daerah. Dua artikel kataikn terkait penguatan talenta IKN, OIKN dan Unhas Perkuat Riset SDM untuk Kota Nusantara dan Gunadarma Jadi Kampus Pertama di IKN, menunjukkan bahwa agenda talenta dan konektivitas digital kini berjalan beriringan.





















