Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekopol

UEA Tertarik Perluas Investasi di Indonesia, Fokus pada Data Center dan AI

78
×

UEA Tertarik Perluas Investasi di Indonesia, Fokus pada Data Center dan AI

Sebarkan artikel ini

Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UEA), Suhail Mohamed Al Mazrouei, menyatakan bahwa ketertarikan pengusaha UEA untuk berinvestasi di Indonesia terus meningkat. Ia membawa delegasi besar guna membahas peluang investasi di berbagai sektor.

Pernyataan ini disampaikan Suhail usai menghadiri The 3rd UAE-Indonesia Roundtable Discussion yang digelar Kedutaan Besar UEA di Jakarta, Kamis (30/1/2025). Menurutnya, para investor UEA semakin berminat berinvestasi di Indonesia karena adanya peningkatan transparansi dan kemudahan berbisnis yang diberikan pemerintah.

Example 300x600

“Saya datang dengan delegasi besar, sekitar 48 perwakilan dari berbagai perusahaan, baik dari pemerintah maupun sektor swasta. Kami membahas peluang investasi di sektor energi, industri, teknologi, infrastruktur, transportasi, dan pendidikan,” ujar Suhail.

Ia menambahkan bahwa UEA tertarik berinvestasi dalam pengembangan pusat data (data center), yang menjadi salah satu sektor utama yang sedang dibahas. UEA juga ingin mendorong Indonesia menjadi pemain utama dalam teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence).

“Data center adalah salah satu bidang yang kami diskusikan, dan kami siap berinvestasi untuk menjadikan Indonesia sebagai pemimpin dalam solusi AI di masa depan,” kata Suhail.

Selain itu, ia menyoroti investasi UEA di sektor energi, khususnya geotermal. Menurutnya, investasi ini telah memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan nilai ekonomi secara signifikan.

Suhail juga menyinggung potensi investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia mengapresiasi kinerja pemerintah dalam pembangunan tahap pertama, tetapi belum ingin memberikan rincian lebih lanjut terkait rencana investasi UEA di IKN, karena masih dalam tahap pembahasan.

“Kami melihat progres yang baik dalam tahap pertama pembangunan IKN. Saat ini, kami menunggu proyek-proyek spesifik yang bisa kami bahas lebih lanjut,” tutupnya.