Example 325x300
Example floating
Example floating
BalikpapanEkopol

Pemprov Kaltim Bidik PAD Baru dari Optimalisasi Lahan di Teluk Balikpapan

17
×

Pemprov Kaltim Bidik PAD Baru dari Optimalisasi Lahan di Teluk Balikpapan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud meninjau kawasan Teluk Balikpapan untuk optimalisasi lahan dan PAD baru
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud meninjau kawasan Teluk Balikpapan yang dibidik sebagai sumber PAD baru.

Balikpapan, Jumat 7 Agustus 2026 — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur membidik sumber pendapatan asli daerah (PAD) baru dari optimalisasi 250 hektare lahan di kawasan Teluk Balikpapan. Langkah itu dibarengi pembangunan jalan penghubung sepanjang 2,1 kilometer untuk memperlancar akses kawasan industri di Kariangau.

Aset strategis di tepi Teluk Balikpapan

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menjelaskan, lahan milik Pemprov Kaltim itu berada di Kawasan Industri Kariangau (KIK), Balikpapan Barat, dan berada di luar area operasional PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT). Menurut dia, posisi aset tersebut sangat strategis karena berada di sekitar jalur keluar masuk utama Jalan Tol Pulau Balang.

Example 300x600

“Dengan adanya Tol Pulau Balang, semua akses tertutup, kecuali jalan pemprov ini,” ujar Rudy.

Dorong kerja sama dan penyerapan tenaga kerja

Rudy menambahkan, pemerintah daerah juga menyiapkan infrastruktur jalan agar akses sejumlah perusahaan yang sudah beroperasi di kawasan tersebut makin lancar. Ia berharap perusahaan besar seperti PT Semen Indonesia, Wilmar Group, MMP, dan Wahana bisa menjalin kerja sama dengan Perusahaan Daerah milik Pemprov Kaltim.

“Kami ingin memastikan jalan dan kawasan ini benar-benar siap untuk dikunjungi investor,” kata Rudy, seraya menyebut para investor akan meninjau lokasi dalam waktu dekat.

Ia menilai sinergi aset dan konektivitas kawasan akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperluas penyerapan tenaga kerja lokal. Rudy menyebut salah satu tenant di area itu, PT Semen Indonesia, memiliki volume produksi besar, sementara pabrik nikel di kawasan tersebut sudah menyerap sekitar 1.200 pekerja dan berpotensi meningkat hingga 2.000 orang jika satu tungku tambahan beroperasi.

Baca laporan lengkap ANTARA di sini. Untuk berita lain seputar kota ini, lihat juga kategori Balikpapan dan kategori Kaltim.