Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekopol

Jokowi: Sebagai Orang Tua, Saya Hanya Berikan Restu

92
×

Jokowi: Sebagai Orang Tua, Saya Hanya Berikan Restu

Sebarkan artikel ini
Presiden Joko Widodo dan Gibran Rakabuming.

SURABAYA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa tugas orang tua hanyalah memberikan doa dan restu, tanpa mencampuri urusan pribadi yang diputuskan oleh anak-anak. Pernyataan ini muncul setelah adanya spekulasi tentang dukungan Jokowi terhadap putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.

Dalam wawancara setelah memimpin apel Hari Santri 2023 di Tugu Pahlawan, Surabaya, Jokowi menyatakan, “Jangan terlalu mencampuri urusan yang sudah diputuskan oleh anak-anak kita. Orang tua itu hanya mendoakan dan merestui.”

Example 300x600

Lebih lanjut, Jokowi menekankan bahwa urusan politik, termasuk pemilihan calon wakil presiden, adalah ranah partai politik atau koalisi parpol. Dia menegaskan bahwa dia tidak terlibat dalam proses politik tersebut, menyatakan, “Itu bukan urusan presiden. Tanyakan ke partai politik. Itu wilayahnya partai politik atau koalisi partai politik atau gabungan partai politik.”

Ketika ditanya apakah Gibran cocok untuk menjadi cawapres Prabowo, Jokowi enggan memberikan jawaban tegas. Dia mengakui bahwa semua kandidat yang muncul cocok untuk peran tersebut. Dia menyebutkan beberapa nama, termasuk Anies, Muhaimin, Ganjar, Mahfud, dan Prabowo.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani juga mengomentari potensi keterlibatan Gibran dalam kontestasi Pilpres 2024. Puan menegaskan bahwa Gibran masih terdaftar sebagai kader PDIP dan belum mengajukan surat pengunduran diri. Dia menekankan bahwa isu mengenai keikutsertaannya masih sebatas wacana.

Pertemuan Presiden Jokowi dengan para kiai NU di Surabaya juga menarik perhatian. Salah satu kiai, KH Abdul Hakim Mahfudz, menyatakan bahwa presiden menekankan pentingnya kelanjutan pembangunan yang sudah ada. Namun, dalam pertemuan tersebut, tidak ada pembahasan spesifik mengenai calon presiden atau wakil presiden.(faz)