Example 325x300
Example floating
Example floating
IKN TerkiniNasional

Dorong Ekonomi Hijau, ENABLE Project Gelar Konferensi Hari Bumi 2025

80
×

Dorong Ekonomi Hijau, ENABLE Project Gelar Konferensi Hari Bumi 2025

Sebarkan artikel ini
Konferensi Daring Hari Bumi 2025 yang digelar ENABLE Project, membahas green jobs, inovasi sampah, dan gaya hidup berkelanjutan.

JAKARTA-Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2025, ENABLE Project bekerja sama dengan sejumlah mitra strategis menggelar konferensi daring bertema “Paving the Path of Green Opportunities: The Role of Green Jobs, Waste Management Innovations and Sustainable Lifestyle”, Minggu (27/4/2025). Forum ini menjadi ruang temu lintas generasi dan sektor untuk membahas berbagai tantangan dan peluang dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Konferensi yang berlangsung secara daring ini diikuti peserta dari berbagai wilayah Indonesia serta sejumlah negara di Asia, seperti India dan Tiongkok. Para peserta terdiri dari akademisi, praktisi, pegiat lingkungan, dan pembuat kebijakan yang bersama-sama mengeksplorasi potensi ekonomi hijau dan inovasi lingkungan.

Agenda terbagi dalam tiga sesi utama. Sesi pertama membahas pentingnya gaya hidup berkelanjutan dan penerapan ekonomi sirkular untuk mendukung target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 12. Hadir sebagai pembicara, antara lain, Ade Sulaeman dari National Geographic Indonesia, Chu Ngoc Mai dari Vietnam, serta Veldesen Yaputra dari Tsinghua University, Tiongkok.

Sesi kedua mengangkat tema pengelolaan limbah organik sebagai sumber daya. Dr. Eko Setio Wibowo dari BRIN menekankan peran riset dalam pengolahan sampah organik, sementara Cut Keumala Banaget dari Institut Teknologi Kalimantan (ITK) memaparkan praktik konversi limbah menjadi pupuk. Christy Zakarias, delegasi Indonesia untuk Y20 Brazil 2024, turut mengulas potensi pendanaan untuk inisiatif berbasis masyarakat.

Sesi terakhir membahas pengembangan keterampilan hijau yang diperlukan untuk menciptakan tenaga kerja berdaya saing di sektor berkelanjutan. Narasumber di antaranya Janu Muhammad dari Sayur Sleman, Muhammad Rizky Zein dari Bursa Efek Indonesia, serta Irmawan Rahyadi dari Universitas Bina Nusantara.

Selain menjadi wadah berbagi gagasan, konferensi ini juga membuka ruang dialog tentang peran generasi muda dalam memperkuat ekonomi sirkular dan transisi energi bersih melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor.

“Masalah limbah makanan menjadi tantangan besar. Padahal, limbah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk dan mendukung ketahanan pangan. Butuh kerja sama semua unsur, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, agar ekonomi sirkular bisa berjalan,” ujar CEO ENABLE Project, Aie Natasha.(*)