Example 325x300
Example floating
Example floating
IKN TerkiniKaltimPPU

352 Ribu Pengunjung Padati IKN saat Libur Iduladha, Turis Belanda Soroti Konsep Berkelanjutan

11
×

352 Ribu Pengunjung Padati IKN saat Libur Iduladha, Turis Belanda Soroti Konsep Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Pengunjung berjalan di kawasan KIPP IKN saat libur Iduladha 1447 Hijriah dengan latar Istana Negara Nusantara
Pengunjung memadati kawasan KIPP IKN saat libur Iduladha 1447 Hijriah. Foto: OIKN dokumentasi.

KATAIKN.COM, PENAJAM PASER UTARA – Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara mencatat lonjakan kunjungan selama libur Iduladha 1447 Hijriah. Otorita IKN menyebut 352.102 orang datang ke kawasan Nusantara, sementara aktivitas kendaraan juga meningkat seiring tingginya minat warga melihat langsung perkembangan ibu kota baru.

Lonjakan kunjungan itu terjadi ketika masyarakat memanfaatkan libur panjang untuk mendatangi sejumlah titik ikonik, seperti kawasan Istana Negara, Plaza Seremoni, Taman Kusuma Bangsa, hingga area sekitar Masjid Negara IKN. Di lapangan, tenant kuliner dan ruang publik di sekitar KIPP ikut ramai didatangi pengunjung.

Example 300x600

Wisata publik di KIPP makin ramai saat libur Iduladha

Berdasarkan data Otorita IKN yang dikutip dari laporan media, selama periode libur panjang itu tercatat 80.105 kendaraan masuk ke kawasan Nusantara. Angka tersebut mencakup sepeda motor, mobil pribadi, hingga bus wisata yang membawa rombongan dari berbagai daerah di Kalimantan Timur dan luar daerah.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa IKN tidak hanya menjadi pusat pembangunan pemerintahan, tetapi juga mulai tumbuh sebagai destinasi kunjungan publik. Warga memanfaatkan momen libur untuk melihat wajah baru Nusantara dari dekat, sekaligus menikmati kawasan yang semakin tertata.

Turis Belanda puji konsep kota hutan modern IKN

Ketertarikan itu juga datang dari wisatawan mancanegara. Michael De Jong, turis asal Belanda, menilai konsep pembangunan IKN meninggalkan kesan kuat karena memadukan arsitektur modern dengan lingkungan hijau.

“Arsitekturnya indah, bersih, dan nyaman untuk berjalan kaki. Sangat mengesankan ada kota yang dibangun di tengah hutan dengan konsep modern seperti ini. Dengan kota ini, saya berharap pemerintah Indonesia terus menjaga hutan yang indah ini dan hidup berdampingan dengan alam,” kata Michael De Jong, dikutip dari Konstruksi Media.

Pernyataan itu memperkuat kesan bahwa daya tarik IKN tidak hanya bertumpu pada proyek fisik, tetapi juga pada gagasan kota baru yang mengusung keberlanjutan. Laporan lain dari Prokal menyebut arus kunjungan saat libur Iduladha juga terpusat di Sumbu Kebangsaan Barat, Plaza Seremoni, dan Taman Kusuma Bangsa.

Momentum kunjungan dorong ekonomi sekitar kawasan

Ramainya kunjungan berpotensi memberi efek ekonomi bagi pelaku usaha sekitar, mulai dari transportasi, kuliner, hingga UMKM yang melayani kebutuhan wisatawan. Jika tren ini terjaga, IKN berpeluang semakin dikenal sebagai etalase perkembangan Nusantara sekaligus ruang publik baru di Kalimantan Timur.

Ke depan, tantangan Otorita IKN adalah memastikan lonjakan kunjungan tetap diimbangi pengelolaan kawasan yang tertib, aman, dan ramah lingkungan agar citra kota hutan modern yang kini mulai menarik perhatian publik tidak cepat memudar.