PENAJAM PASER UTARA — Lebih dari 330 ribu kendaraan tercatat melintasi ruas Tol Regional Nusantara selama periode libur panjang Iduladha 1447 Hijriah hingga H+2. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan daerah penyangga di Kalimantan Timur.
Berdasarkan data yang dirilis, volume kendaraan yang melintas di tol yang menghubungkan kawasan strategis di sekitar IKN tersebut mengalami lonjakan signifikan sepanjang masa libur Iduladha yang berlangsung sejak akhir pekan lalu.
Puncak Arus Libur Iduladha
Peningkatan volume kendaraan tertinggi terjadi pada H+1 Iduladha, seiring dengan tradisi masyarakat yang memanfaatkan momen libur keagamaan untuk bersilaturahmi dan berwisata ke berbagai destinasi di Kalimantan Timur.
Tol Regional Nusantara menjadi salah satu jalur utama yang menghubungkan kawasan inti IKN dengan wilayah penyangga seperti Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Kutai Kartanegara. Keberadaan infrastruktur ini dinilai semakin vital seiring meningkatnya aktivitas pembangunan dan mobilitas warga di ibu kota baru.
Infrastruktur Pendukung IKN Semakin Berperan
Melonjaknya volume kendaraan di Tol Regional Nusantara juga menjadi indikator bahwa infrastruktur pendukung IKN mulai berfungsi optimal dalam melayani kebutuhan transportasi masyarakat. Jalan tol ini merupakan bagian dari jaringan konektivitas yang dibangun untuk memperlancar akses menuju dan dari kawasan inti IKN.
Pihak pengelola bersama instansi terkait sebelumnya telah menyiagakan personel dan posko pengamanan di sepanjang ruas tol untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode libur panjang.
Momentum Iduladha tahun ini menjadi kali pertama bagi sebagian besar masyarakat menikmati infrastruktur tol baru di kawasan Nusantara, seiring dengan semakin lengkapnya fasilitas pendukung di ibu kota baru Indonesia tersebut.
Pembangunan IKN yang terus berjalan diproyeksikan akan semakin meningkatkan volume lalu lintas di Tol Regional Nusantara pada masa mendatang, terutama saat pusat pemerintahan mulai beroperasi penuh di kawasan tersebut.
Baca juga: Dibayangi Inflasi, WIKA Pacu Pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif IKN




























