Example 325x300
Example floating
Example floating
IKN TerkiniSport

ICF Dorong IKN Jadi Pusat Balap Sepeda, Venue BMX Dibidik untuk Event Internasional

22
×

ICF Dorong IKN Jadi Pusat Balap Sepeda, Venue BMX Dibidik untuk Event Internasional

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi balap sepeda BMX di IKN Nusantara dengan latar venue modern.
Ilustrasi editorial balap sepeda di IKN Nusantara untuk artikel tentang venue BMX dan event internasional.

Balikpapan, 24 Mei 2026 — Pengurus Pusat Indonesian Cycling Federation (ICF) mendorong Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi pusat balap sepeda nasional dan internasional. Dorongan itu mengemuka setelah Sekretaris Jenderal PP ICF, Jadi Radjagukguk, bertemu Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, pada Sabtu, 23 Mei 2026, di Swissotel IKN.

Venue BMX dibidik, desain segera disiapkan

Dalam pertemuan itu, ICF mengusulkan pembangunan fasilitas dan infrastruktur venue BMX Racing di kawasan IKN. Jadi mengatakan gagasan tersebut mendapat sambutan positif dari Basuki, yang meminta desain venue segera disiapkan agar bisa ditindaklanjuti bersama tim Otorita IKN.

Example 300x600

“Lahannya sudah dipastikan tersedia dan beliau siap mendukung pembangunan. Kalau tahun depan bisa dibangun, maka IKN sudah dapat menggelar event internasional seperti Asia BMX Series maupun Indonesia BMX Open Series,” ujar Jadi.

Target event internasional dan latihan nasional

ICF juga menyiapkan rencana event bertajuk UCI Tour de IKN Nusantara yang akan diajukan ke federasi balap sepeda dunia, Union Cycliste Internationale (UCI). Rute balapan itu disebut berpotensi melintasi Bontang, Samarinda, Balikpapan, hingga IKN dengan format etape dua hingga tiga hari.

Selain BMX Racing, pengembangan juga diarahkan ke BMX Freestyle dan mountain bike (MTB). Kondisi kontur tanah di kawasan IKN dinilai cukup potensial untuk trek MTB, sementara kawasan itu juga berpeluang menjadi training camp tim balap sepeda nasional Indonesia.

Sport tourism dan dukungan investor

Ketua Umum Pengurus Provinsi ICF Kalimantan Timur, Malvin Ardento, menyebut dukungan Otorita IKN menjadi angin segar bagi pengembangan olahraga sepeda di daerah. Menurut dia, dukungan lahan dari pemerintah perlu diiringi pencarian investor atau dukungan CSR agar pembangunan venue BMX, baik freestyle maupun circuit, bisa berjalan lebih cepat.

“Pak Basuki siap menyiapkan lahan, sementara kami akan mencari investor atau dukungan CSR (corporate social responsibility) untuk pembangunan venue BMX, baik freestyle maupun circuit,” kata Malvin.

ICF Kaltim berharap langkah ini tak hanya mengangkat prestasi atlet, tetapi juga membuka peluang sport tourism baru bagi IKN dan wilayah penyangga di Kalimantan Timur. Di saat yang sama, penguatan infrastruktur dasar tetap penting agar ekosistem kawasan penyangga IKN bergerak seirama dengan agenda olahraga dan investasi. Pengawasan proyek kelistrikan penyangga IKN menjadi salah satu contoh penguatan infrastruktur yang berjalan paralel.

Dalam waktu dekat, ICF Kaltim juga akan fokus mempersiapkan atlet menghadapi Kejuaraan Nasional di Pangandaran, Jawa Barat, pada Juni mendatang untuk nomor road bike dan MTB.

“Kami sedang melakukan seleksi awal atlet yang akan diberangkatkan,” tegas Malvin.