Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekopol

Rocky Gerung Soroti Fenomena “Adili Jokowi”

110
×

Rocky Gerung Soroti Fenomena “Adili Jokowi”

Sebarkan artikel ini

Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti maraknya coretan bertuliskan “Adili Jokowi” yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Menurutnya, fenomena ini mencerminkan eskalasi ketegangan politik dan ekonomi yang berpotensi memicu ketidakstabilan sosial.

“Kita harus melihat bahwa eskalasi ini bisa terus berkembang. Ketika katup tekanan politik terbuka, bukan tidak mungkin akan terjadi gejolak besar,” ujar Rocky dalam pernyataannya di kanal YouTube Rocky Gerung Official, Senin (10/2/2025).

Example 300x600

Rocky mengaitkan kemunculan coretan ini dengan kebijakan pemangkasan anggaran kementerian dan lembaga pemerintah, yang meskipun diklaim sebagai langkah penghematan, tetap memunculkan kecurigaan publik.

“Walaupun pemerintah menyebutnya sebagai penghematan, tetap ada kecurigaan bahwa ini mencerminkan kesulitan ekonomi yang sedang dihadapi. Akibatnya, publik merasa bahwa tuntutan ‘Adili Jokowi’ menjadi bagian dari kemarahan sosial yang terakumulasi,” jelasnya.

Rocky menilai bahwa fenomena ini tidak bisa dibiarkan begitu saja oleh aparat penegak hukum dan menantikan bagaimana Presiden terpilih Prabowo Subianto akan merespons dinamika politik yang berkembang.

“Publik ingin melihat apakah Presiden Prabowo akan membawa perubahan nyata atau tetap melanjutkan kebijakan Jokowi,” katanya.

Ia juga menyinggung kemungkinan tekanan yang dirasakan keluarga Jokowi terkait situasi ini.

“Jokowi mungkin sudah kebal dengan kritik, tetapi keluarganya bisa saja merasa cemas. Begitu juga dengan pihak internasional yang melihat bahwa legitimasi pemerintahan saat ini masih bergantung pada pengaruh Jokowi,” tambahnya.

Menanggapi maraknya coretan “Adili Jokowi”, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa hal tersebut merupakan bentuk ekspresi masyarakat.

“Ya, itu cara masyarakat mengungkapkan ekspresi,” ujar Jokowi saat ditemui di kediamannya di Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (7/2/2025).

Ketika ditanya apakah dirinya merasa terganggu dengan coretan tersebut, Jokowi hanya mengulang pernyataannya tanpa memberikan tanggapan lebih lanjut.

Situasi ini masih terus berkembang, dengan publik menanti bagaimana pemerintahan Prabowo Subianto akan menyikapi dinamika politik yang terjadi pasca kepemimpinan Jokowi.