Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekopol

Wamenaker Klarifikasi Pernyataan Soal WNI di Luar Negeri: “Saya Bertanggung Jawab”

106
×

Wamenaker Klarifikasi Pernyataan Soal WNI di Luar Negeri: “Saya Bertanggung Jawab”

Sebarkan artikel ini

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang menuai kontroversi, di mana ia menyebut warga negara Indonesia (WNI) yang pergi ke luar negeri tidak perlu kembali. Pernyataan itu diungkapkan sebagai respons terhadap maraknya tagar #KaburAjaDulu di media sosial.

Noel, sapaan akrab Immanuel Ebenezer, mengungkapkan bahwa pernyataan tersebut disampaikan usai dirinya menghadiri penandatanganan kesepakatan (MoU) antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes). Salah satu poin dalam kesepakatan itu membahas pemberantasan calo tenaga kerja di kawasan industri serta penertiban oknum yang kerap melakukan praktik pemerasan terhadap pekerja.

Example 300x600

Kronologi dan Klarifikasi

Menurut Noel, setelah acara MoU, seseorang yang diduga bukan jurnalis resmi menanyakan pendapatnya mengenai tagar #KaburAjaDulu. Orang tersebut terus mengajukan pertanyaan tanpa memperkenalkan diri terlebih dahulu, yang membuat Noel menduga bahwa individu tersebut berasal dari internal Kemendes.

“Biasanya kalau dari media, mereka memperkenalkan diri dulu sebelum bertanya. Tapi ini tidak, dia langsung mengejar pertanyaan itu terus,” ujar Noel dalam wawancara dengan tvOne, Kamis (19/2/2025).

Noel menegaskan bahwa dirinya tidak keberatan dengan tanggapan publik atas pernyataannya dan tetap bertanggung jawab atas ucapannya tersebut.

Namun, ia menilai bahwa tagar #KaburAjaDulu mencerminkan pesimisme di kalangan masyarakat dan khawatir fenomena ini justru berujung pada situasi sulit bagi mereka yang pergi ke luar negeri tanpa persiapan matang.

“Jangan sampai mereka semangat pergi ke luar negeri, tapi saat kesulitan pulang, malah meminta bantuan pemerintah,” katanya.

Menaker Beri Tanggapan Berbeda

Berbeda dengan Noel, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai bahwa fenomena tagar #KaburAjaDulu harus menjadi refleksi bagi pemerintah dalam menciptakan lebih banyak lapangan kerja berkualitas di dalam negeri.

“Ini menjadi tantangan bagi pemerintah untuk menyediakan pekerjaan yang lebih baik. Jika aspirasi mereka ingin mencari penghidupan di luar negeri, maka kita harus bisa menciptakan kondisi yang lebih kompetitif di dalam negeri,” ujar Yassierli di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (17/2/2025).

Ia juga menekankan bahwa kesempatan bekerja di luar negeri memang terbuka luas, dan bagi WNI yang ingin mengembangkan keterampilan serta pengalaman di luar negeri, hal itu bukan masalah, asalkan mereka kembali ke Indonesia dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

“Jadi, semangatnya bukan kabur. Kalau memang ada peluang kerja di luar negeri, meningkatkan keterampilan, dan kembali membangun negeri, itu justru hal yang baik,” tuturnya.

Kontroversi dan Implikasi

Pernyataan Noel sebelumnya yang terkesan meremehkan tagar #KaburAjaDulu sempat menuai kritik dari berbagai pihak. Ia sempat menegaskan bahwa Kemenaker tidak peduli dengan tren di media sosial.

“Hashtag-hashtag itu tidak perlu terlalu diperhatikan,” ujarnya saat menghadiri acara di Kantor Kemendes, Jakarta.

Namun, respons dari Menaker menunjukkan bahwa pemerintah tetap memandang serius isu ini sebagai bagian dari evaluasi kebijakan ketenagakerjaan di Indonesia. Fenomena meningkatnya minat WNI untuk mencari peluang di luar negeri menandakan perlunya upaya lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja di dalam negeri.

Dengan adanya perbedaan pernyataan ini, publik kini menantikan langkah konkret dari pemerintah dalam menciptakan solusi terbaik bagi tenaga kerja Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri.