Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekopol

PSI Buka Pendaftaran Ketua Umum, Jokowi Diimpikan Jadi Kandidat

87
×

PSI Buka Pendaftaran Ketua Umum, Jokowi Diimpikan Jadi Kandidat

Sebarkan artikel ini

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tengah mencari sosok baru untuk menduduki posisi ketua umum, menggantikan Kaesang Pangarep. Dalam semangat keterbukaan dan partisipasi publik, PSI membuka peluang selebar-lebarnya bagi siapa pun yang ingin mencalonkan diri—termasuk tokoh yang menjadi inspirasi partai tersebut, Presiden Joko Widodo.

Wakil Ketua PSI, Andy Budiman, dalam konferensi pers yang digelar di kantor DPP PSI, Jakarta, pada Selasa (13/5/2025), menyampaikan bahwa tidak menutup kemungkinan Jokowi sendiri bisa menjadi salah satu kandidat. Meski demikian, Andy menekankan bahwa semua calon tetap harus memenuhi syarat yang telah ditetapkan partai.

Example 300x600

“Ada dua syarat utama yang harus dipenuhi,” jelas Andy. Pertama, calon ketua umum harus mendapatkan dukungan minimal dari lima Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), yaitu pengurus tingkat provinsi. Kedua, calon juga harus memperoleh dukungan dari setidaknya 20 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di tingkat kabupaten atau kota.

Namun sebelum menggalang dukungan tersebut, Andy menegaskan bahwa calon harus sudah resmi menjadi kader PSI. Batas akhir untuk mendaftar sebagai anggota adalah 3 Juli 2025. Lewat dari tanggal itu, seseorang tidak bisa ikut serta dalam proses pemilihan, baik sebagai calon maupun sebagai pemilih.

Dengan dibukanya pendaftaran ini, PSI mengundang masyarakat luas untuk terlibat aktif membangun partai yang inklusif dan terbuka. “Momentum ini kami hadirkan bagi siapa saja yang memiliki semangat dan visi yang sejalan dengan nilai-nilai PSI. Kami ajak bergabung sekarang,” ujar Andy.

Proses pemilihan ketua umum PSI dilakukan melalui mekanisme yang disebut Pemilu Raya, sebuah sistem yang memungkinkan seluruh anggota partai untuk memberikan suara melalui e-voting. Tidak ada perbedaan antara suara anggota lama, baru, maupun elite partai—semuanya memiliki hak suara yang setara.

Menariknya, bahkan anggota yang baru bergabung pun berkesempatan maju sebagai calon ketua umum, asalkan mampu mengantongi dukungan dari lima DPW dan dua puluh DPD. Dengan sistem ini, PSI ingin menciptakan partai yang lebih demokratis dan partisipatif, serta memberikan ruang seluas-luasnya bagi kader-kader potensial untuk tampil memimpin.