Samarinda – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencatatkan rekor sebagai daerah dengan kunjungan wisatawan tertinggi di Kalimantan Timur selama libur Lebaran 1446 Hijriah. Dengan total 105.796 pengunjung, Kukar menempati posisi teratas, mengungguli daerah-daerah lain di provinsi ini.
Dari total 480.626 wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan Timur, lebih dari seperlimanya memilih Kukar sebagai destinasi utama. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim, Ririn Sari Dewi, menyebut angka ini mencerminkan antusiasme wisatawan terhadap ragam destinasi yang ditawarkan Kukar.
“Ini menunjukkan minat wisatawan yang sangat besar terhadap destinasi wisata yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara,” kata Ririn, Sabtu (10/4/2025).
Kukar dikenal memiliki belasan destinasi wisata yang tersebar di berbagai kecamatan. Sejumlah tempat populer seperti Langit Timur mencatatkan 771 pengunjung, sementara Like View Samboja dan Pemandian Air Panas masing-masing menarik 16.559 dan 2.686 wisatawan.
Pantai-pantai di Kukar juga menjadi magnet utama. Pantai Tanah Merah Samboja dan Pantai Ambalat Samboja masing-masing mencatatkan 18.210 dan 18.944 kunjungan. Selain itu, Pulau Kumala dan Museum Mulawarman turut menarik perhatian wisatawan, masing-masing dengan 3.791 dan 9.478 pengunjung.
Pantai Panrita Lopi dan Pantai Kersik Marangkayu juga masuk dalam daftar favorit, mencatat masing-masing 7.494 dan 7.349 pengunjung. “Ini membuktikan bahwa pesona pantai Kukar memang tak terbantahkan,” kata Ririn.
Ia juga menambahkan bahwa desa wisata seperti Pela dan situs sejarah seperti Makam Raja menjadi pelengkap daya tarik wisata di Kukar.
Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyusul dengan 100.560 pengunjung. Pantai Tanjung Jumlai menjadi magnet utama dengan 70.992 kunjungan, diikuti oleh Pantai Istana Amal dan Kolam Pemandian Ofamart.
Sementara itu, Kota Balikpapan mencatatkan 72.898 wisatawan, dengan Pantai Manggar Segara Sari sebagai destinasi favorit yang menyumbang 37.948 kunjungan. Penangkaran Buaya Tritip dan Konservasi Beruang Madu turut menunjukkan potensi wisata alam kota minyak tersebut.
Ibu Kota Nusantara (IKN) juga mulai dilirik wisatawan. Meski dalam tahap pembangunan, IKN mencatat 45.496 kunjungan, menempati posisi keempat dalam daftar kunjungan terbanyak.
Kabupaten Berau berada di posisi selanjutnya dengan 27.318 wisatawan, meskipun datanya masih bersifat sementara karena belum semua destinasi melaporkan kunjungan secara lengkap.
Ririn berharap tren positif ini tidak hanya berkontribusi pada sektor pariwisata, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah, terutama bagi pelaku UMKM lokal.
“Ini menunjukkan bahwa pariwisata Kaltim memiliki potensi besar yang perlu terus dikembangkan. Kami akan terus bekerja keras untuk memajukan destinasi wisata di seluruh provinsi ini,” tegas Ririn. (Adv/Dispar Kukar)




























