TENGGARONG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Kartanegara (Kukar) telah menetapkan nomor urut pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Penetapan ini dilakukan melalui rapat pleno yang dihadiri oleh Bawaslu, Polres, dan Kodim Kukar pada Minggu (23/3/2025).
Penetapan nomor urut ini merupakan tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU). Putusan tersebut memerintahkan KPU dan Bawaslu untuk menggelar PSU Pilkada 2025.
Berikut nomor urut paslon yang telah ditetapkan:
- Nomor Urut 01: Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin
- Nomor Urut 02: Awang Yacoub Luthman dan Akhmad Jaiz
- Nomor Urut 03: Dendi Suryadi dan Alif Turiadi
Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan, menyampaikan bahwa penetapan nomor urut paslon ini dilakukan sesuai dengan amar putusan MK, sehingga tidak ada pengundian ulang. Hal ini dikarenakan hanya terdapat pergantian calon dari pihak paslon nomor urut 01.
Aulia Rahman Basri menggantikan posisi Edi Damansyah yang didiskualifikasi oleh MK melalui putusannya pada 24 Februari 2025. KPU Kukar telah melakukan penelitian administrasi terhadap paslon pengganti sejak 15 Maret 2025, serta menerima masukan dan tanggapan masyarakat terkait keabsahan persyaratan paslon tersebut.
“Setelah seluruh tahapan dilalui, kami memastikan bahwa Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin resmi memenuhi syarat sebagai paslon bupati dan wakil bupati Kukar dengan nomor urut 01,” jelas Rudi.
Selanjutnya, KPU Kukar akan menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan kampanye yang akan berlangsung mulai 26 Maret hingga 15 April 2025 sebelum memasuki masa tenang.
Selain itu, KPU Kukar juga merencanakan satu kali debat tatap muka antar paslon yang akan dilaksanakan sebelum PSU digelar pada 19 April 2025.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan masing-masing LO paslon dalam persiapan ini, sambil menunggu distribusi logistik yang diperlukan,” pungkas Rudi.
Penetapan nomor urut paslon ini menandakan bahwa tahapan Pilkada Kukar kembali berjalan sesuai jadwal. Masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam pemilihan ulang ini untuk memilih pemimpin yang benar-benar memahami kebutuhan mereka.




























