Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) menjajaki peluang kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI guna mendorong promosi pariwisata daerah ke tingkat internasional. Langkah ini dilakukan melalui kunjungan resmi ke Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Kemenparekraf menawarkan dua skema promosi yang dapat dimanfaatkan daerah. Pertama, partisipasi dalam pameran internasional yang membuka kesempatan bagi kelompok seni daerah tampil di luar negeri. Kedua, melalui kegiatan travel mart, yang memungkinkan pelaku industri pariwisata lokal menawarkan langsung paket wisata kepada calon buyer mancanegara.
Plt. Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, mengatakan bahwa selama ini promosi pariwisata Kukar masih terfokus di dalam negeri. Karena itu, pihaknya ingin memperluas jangkauan promosi melalui jalur resmi yang dimiliki kementerian.
“Karena itu, kami ingin memperluas jangkauan promosi ke luar negeri. Kami membuka jaringan koordinasi dengan Kemenparekraf melalui Deputi Bidang Pemasaran. Mereka memiliki agenda rutin ke luar negeri, dan kami berharap bisa menitipkan materi promosi kepada mereka untuk disampaikan dalam kegiatan tersebut,” ujarnya, Jumat (30/5/2025).
Ivan menambahkan, dalam kegiatan promosi internasional tersebut, Dispar Kukar berencana membawa konten dari kelompok kesenian, pelaku usaha wisata, hingga produk kerajinan lokal. Ia juga menyoroti pentingnya keikutsertaan dalam sesi business matching sebagai ajang menjual paket wisata secara langsung.
“Ada juga kegiatan travel mart yang diselenggarakan di luar negeri, dan kami berharap bisa ikut serta di sana. Kalau memungkinkan dan tersedia anggaran, kami juga ingin membawa perwakilan dari industri pariwisata dan teknologi daerah untuk mengikuti kegiatan tersebut bersama pihak kementerian,” jelasnya.
Untuk tahun ini, keterlibatan kelompok seni dalam pameran internasional tetap menjadi prioritas, meski harus menyesuaikan dengan keterbatasan anggaran. Dispar Kukar akan mengandalkan distribusi konten digital sebagai langkah strategis.
“Saat ini kita tahu kondisi anggaran sedang mengalami defisit, sehingga fokus tahun ini lebih pada memperluas jaringan distribusi konten promosi dalam bentuk video. Konten tersebut akan kami titipkan ke pihak kementerian agar bisa disebarluaskan ke mancanegara,” pungkas Ivan. (Adv/Dispar Kukar)



























