Example 325x300
Example floating
Example floating
KaltimKutai Kartanegara

Bupati Kukar Apresiasi Perubahan Besar di Perumda Tirta Mahakam, Serukan BUMD Lain Ikuti Jejaknya

66
×

Bupati Kukar Apresiasi Perubahan Besar di Perumda Tirta Mahakam, Serukan BUMD Lain Ikuti Jejaknya

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah kembali menegaskan pentingnya transformasi di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dengan mencontohkan keberhasilan Perumda Air Minum Tirta Mahakam dalam menjalankan perubahan signifikan. Seruan ini disampaikan melalui Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, dalam acara Halal Bihalal Keluarga Besar Perumda Tirta Mahakam, Rabu (9/4/2025).

Dengan mengusung semangat “Perubahan Itu Sulit Tapi Bisa”, Bupati Edi mengapresiasi tujuh langkah perubahan besar yang telah dijalankan oleh Perumda Tirta Mahakam. Mulai dari pemanfaatan teknologi untuk operasional dan pengembangan SPAM, peningkatan pendapatan, transformasi organisasi berbasis Good Corporate Governance (GCG), hingga peningkatan kualitas SDM serta penurunan tingkat kehilangan air.

Example 300x600

“Tujuh perubahan ini adalah bukti nyata komitmen dan kerja keras seluruh jajaran direksi serta keluarga besar Tirta Mahakam. Ini patut dijadikan contoh bagi BUMD lain di Kukar,” ujar Edi.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyoroti peran penting masyarakat dan forum pelanggan yang telah memberikan aspirasi konstruktif. Seluruh masukan dari pelanggan, baik melalui forum maupun langsung, telah ditindaklanjuti 100% oleh manajemen.

Ia juga menyampaikan harapan besar agar pelayanan air bersih di Kukar semakin maksimal dan merata. Sebagai bagian dari target RPJMD 2021-2026, pemerintah menargetkan cakupan 100% layanan air bersih di 193 desa, 44 kelurahan, dan 20 kecamatan pada akhir tahun 2026.

“Hingga akhir 2024, cakupan baru mencapai 76,53%. Saya minta seluruh jajaran Tirta Mahakam serius menuntaskan sisanya, dan Dewan Pengawas harus benar-benar mengawal proses ini,” tegasnya.

Menjelang akhir masa jabatannya, Edi juga mengungkap rencana penandatanganan kontrak Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan PT Tiara Cipta Nirwana, yang akan mengelola air minum berbasis teknologi membran. Proyek ini tinggal menunggu satu tahap akhir, yakni reviu dari Kejaksaan Negeri Kukar, setelah sebelumnya dinyatakan selesai oleh BPKP.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Mahakam, Suparno, menambahkan bahwa pencapaian yang diraih merupakan hasil sinergi antara manajemen, pemerintah daerah, dan masyarakat. “Kini layanan Tirta Mahakam telah mencakup seluruh 20 kecamatan, 193 desa, dan 44 kelurahan. Namun tantangan ke depan tetap besar,” katanya.

Dalam acara tersebut, Perumda Air Minum Tirta Mahakam juga menyerahkan dividen sebesar Rp500 juta kepada Pemkab Kukar, sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Bupati Edi pun berpesan agar keberhasilan yang telah diraih dapat terus dijaga, ditingkatkan, dan dijadikan pijakan untuk pelayanan publik yang lebih baik di masa mendatang. “Sentuhlah pelanggan dengan hati. Jangan kecewakan mereka,” pungkasnya. (Adv/Diskominfo Kukar)