Example 325x300
Example floating
Example floating
KaltimKutai Kartanegara

Bupati Kukar Ajak Masyarakat Jaga Kebersamaan Pasca Ramadhan

73
×

Bupati Kukar Ajak Masyarakat Jaga Kebersamaan Pasca Ramadhan

Sebarkan artikel ini

KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang telah terbentuk selama bulan Ramadhan.

Ia menekankan bahwa Idul Fitri harus menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kontribusi positif bagi sesama.

Example 300x600

Pernyataan tersebut disampaikan Edi Damansyah dalam sambutannya sebelum melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1446 H di Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong, Senin (31/3/2025).

Ia menegaskan bahwa esensi Ramadhan tidak hanya sebatas ibadah, tetapi juga harus diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Kita baru saja menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh, yang disempurnakan dengan zakat fitrah dan harta. Ini menunjukkan bahwa Ramadhan tidak hanya meningkatkan spiritualitas, tetapi juga memperkuat dimensi sosial,” ujar Edi.

Ia menyoroti tiga hikmah utama dari ibadah Ramadhan. Pertama, puasa melatih kepekaan sosial terhadap mereka yang mengalami kesulitan.

Kedua, salat tarawih berjamaah memperkuat kebersamaan dalam masyarakat. Ketiga, zakat fitrah menjadi wujud nyata kepedulian sosial terhadap mereka yang membutuhkan.

Pemkab Kukar, lanjutnya, akan terus menjalankan program Kukar Idaman (Inovatif, Daya Saing, dan Mandiri) untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya di bidang keagamaan dan sosial ekonomi.

Beberapa program unggulan yang telah berjalan di antaranya:

  • Revitalisasi rumah ibadah melalui program Kukar Berkah.
  • Penguatan pendidikan agama melalui Gerakan Etam Mengaji (GEMA).
  • Program 1 Desa 1 Hafidz Qur’an dan Da’i Masuk Desa yang telah menjangkau berbagai wilayah pedesaan.
  • Peningkatan infrastruktur pendidikan keagamaan dalam skema Kukar Idaman.
  • Bantuan Rp100 juta per pesantren, yang kini telah menjangkau 48 lembaga pendidikan.
  • Program beasiswa Kukar Idaman untuk meningkatkan akses dan mutu pendidikan.
  • Festival ekonomi dan Kredit Kukar Idaman guna memperkuat permodalan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Edi juga menyampaikan permohonan maaf dan berpamitan kepada masyarakat, mengingat masa jabatannya akan segera berakhir setelah tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

“Saya merasa terhormat bisa mengabdi untuk masyarakat Kukar. Selama ini, niat, pikiran, dan waktu saya sepenuhnya saya wakafkan untuk masyarakat. Jika ada kekurangan dan kesalahan, saya dengan tulus meminta maaf,” katanya.

Ia berharap semangat kebersamaan yang telah terjalin selama Ramadhan dapat terus dipertahankan, sehingga Kukar semakin maju dan sejahtera. (Adv/Diskominfo Kukar)