Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekopol

Aulia–Rendi Resmi Ditetapkan, Kukar Bersiap Sambut Babak Baru Kepemimpinan

75
×

Aulia–Rendi Resmi Ditetapkan, Kukar Bersiap Sambut Babak Baru Kepemimpinan

Sebarkan artikel ini

KUTAI KARTANEGARA – Setelah melalui proses demokrasi yang penuh dinamika—dua kali pemungutan suara dan satu putaran pemungutan suara ulang (PSU)—Kutai Kartanegara akhirnya sampai pada titik penting: penetapan Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk periode 2025–2030.

Momentum bersejarah ini resmi dikukuhkan dalam Rapat Paripurna DPRD Kukar, Rabu (14/5/2025), menjadi penanda sahnya mandat rakyat setelah perjalanan politik yang panjang dan melelahkan.

Example 300x600

Namun ini bukanlah garis akhir. Pelantikan resmi masih menanti tahapan administratif, dimulai dari pengusulan nama ke Gubernur Kalimantan Timur hingga penetapan jadwal pelantikan oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Setelah paripurna ini, proses dilanjutkan dengan pengusulan ke Gubernur. Dari situ, Gubernur menetapkan waktu pelantikan melalui Kemendagri,” jelas Sekda Kukar, Sunggono.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam kelancaran Pilkada, termasuk aparat keamanan dan jajaran penyelenggara yang bekerja keras hingga PSU berjalan damai.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten, kami ucapkan selamat kepada pasangan terpilih. Semoga pelantikan bisa segera dilaksanakan agar mereka dapat langsung bekerja demi Kukar yang lebih baik,” ujarnya.

Tak berlebihan jika Pilkada kali ini disebut sebagai yang paling kompleks dalam sejarah Kukar. Meski penuh dinamika, hasil akhirnya menunjukkan kematangan demokrasi lokal.

Dalam pidatonya, Aulia menyebut Pilkada 2024–2025 sebagai momen politik sarat makna.

“Ini bersejarah. Baru kali ini Kukar mengalami dua kali pemungutan suara dan PSU. Kami bangga menjadi bagian dari sejarah ini,” ucapnya.

Lebih dari sekadar menang, Aulia menegaskan bahwa ia dan Rendi adalah penerima amanah rakyat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melangkah bersama, tanpa sekat dan tanpa kubu.

“Pilkada bukan soal siapa yang menang, tapi bagaimana kita semua bisa saling merangkul demi Kukar yang lebih baik,” tegasnya.

Aulia juga menyampaikan rasa hormat kepada Bupati petahana Edi Damansyah, yang bersama Rendi Solihin memimpin Kukar dengan tingkat kepuasan publik yang disebut mencapai di atas 80 persen. Ia berjanji akan meneruskan pencapaian itu dengan semangat kolaboratif.

Ia juga menyampaikan keinginannya untuk menjalin komunikasi erat dengan Sultan Kutai Kartanegara demi menjaga keharmonisan budaya dan politik yang selama ini menjadi identitas daerah.

Plt Ketua DPRD Kukar, Junaidi, turut menyerukan dukungan bersama untuk mewujudkan visi misi kepala daerah terpilih.

“Ini bukan akhir, tapi awal. Mari kita kawal bersama agar program mereka benar-benar memberikan dampak nyata bagi rakyat Kukar,” katanya.

Kini, seluruh perhatian beralih ke tahap pelantikan. Meski tanggalnya belum ditentukan, masyarakat Kukar menaruh harapan besar pada pasangan Aulia–Rendi untuk membawa perubahan nyata lima tahun ke depan.

Setelah melewati ujian politik yang begitu panjang, Kukar kini menatap masa depan dengan semangat baru. Aulia–Rendi bukan hanya simbol kemenangan, tetapi juga harapan akan kemajuan yang inklusif, berkelanjutan, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.