KATAIKN.COM, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyebut pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batoq Kelo berkapasitas 300 megawatt di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, berpotensi memperkuat pasokan listrik menuju IKN sekaligus menambah porsi energi bersih di jaringan regional.
Pernyataan itu disampaikan Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik Troy Pantouw dalam keterangan tertulis yang diterima media pada Sabtu, 30 Mei 2026 malam. Menurut dia, tambahan pasokan listrik berbasis energi baru terbarukan akan memperkuat transisi sistem kelistrikan rendah karbon yang dibutuhkan untuk menopang pertumbuhan kawasan Nusantara.
“Keberadaan PLTA Batoq Kelo nantinya diharapkan bisa berkontribusi dalam memperkuat bauran energi baru terbarukan pada sistem kelistrikan regional Kaltim,” kata Troy Pantouw.
Pasokan listrik menuju IKN dinilai makin siap
Troy menjelaskan, tambahan listrik dari pembangkit berbasis air itu dinilai relevan karena jaringan penyaluran menuju IKN sudah terhubung. Salah satu jalur yang disorot ialah konektivitas Gardu Induk Kariangau menuju GIS-4 IKN yang menjadi bagian dari sistem kelistrikan ke ibu kota baru.
Ia menambahkan, peningkatan bertahap porsi energi bersih akan membantu kebutuhan listrik IKN yang terus tumbuh seiring pembangunan kawasan inti dan infrastruktur pendukung. Arah itu juga sejalan dengan target kota berkelanjutan yang selama ini diusung pemerintah dalam pengembangan Nusantara.
Selaras dengan peta jalan energi hijau
Otorita IKN menilai proyek PLTA Batoq Kelo sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2022 tentang Rencana Induk IKN. Sebelumnya, isu penguatan energi bersih untuk Nusantara juga mengemuka dalam pembahasan PLTS IKN sebagai penopang energi Nusantara.
Bagi Kalimantan Timur, proyek di Mahulu ini bukan hanya menyangkut tambahan kapasitas listrik, tetapi juga membuka ruang penguatan ekosistem energi hijau yang bisa menopang kebutuhan kawasan penyangga dan IKN dalam jangka menengah. Informasi awal mengenai proyek ini termuat dalam laporan Kaltim Post.




























