Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekopol

Membangun dari Nol, Aulia Rahman Basri Bagikan Perjalanannya di Seminar Nasional IKA Unhas Balikpapan

73
×

Membangun dari Nol, Aulia Rahman Basri Bagikan Perjalanannya di Seminar Nasional IKA Unhas Balikpapan

Sebarkan artikel ini

Berangkat dari keterbatasan, dr Aulia Rahman Basri membagikan kisah kepemimpinannya saat tampil sebagai pembicara di Seminar Nasional IKA Unhas Balikpapan, Minggu (27/4/2025).

Aulia membuka ceritanya dengan mengenang kondisi RSUD Dayaku Raja di Kutai Kartanegara saat pertama kali ia bertugas. “Rumput lebih tinggi dari pagar, ruang rawat kosong, dan dokter belum ada. Bahkan memilih mana yang lebih dulu, pasien atau dokter, tidak bisa, karena dua-duanya belum ada,” ujarnya, disambut tawa para alumni Universitas Hasanuddin (Unhas).

Example 300x600

Pengalaman itu menjadi fondasi perjalanan Aulia dari dokter muda lulusan S1 dan S2 Fakultas Kedokteran Unhas hingga terpilih sebagai Bupati Kutai Kartanegara melalui Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024.

Ia mengakui perjalanannya diwarnai keberuntungan sekaligus perjuangan keras. Seusai lulus, Aulia mendaftar sebagai ASN di Pemkab Kukar, pada saat formasi dokter justru kekurangan pelamar. “Sudah pasti diterima,” candanya.

Sebagai Kepala Puskesmas dan kemudian Direktur RSUD Dayaku Raja, Aulia menghadapi minimnya layanan kesehatan. Tak menyerah, ia berinisiatif menggandeng Unhas untuk mengisi kekosongan tenaga medis. Upaya itu membuahkan hasil: tujuh dokter spesialis bersedia bertugas di Kukar, prestasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. “Baru kali itu Unhas mengirimkan tim lengkap untuk satu daerah,” katanya.

Tak hanya memperkuat sumber daya manusia, Aulia juga melibatkan alumni Unhas dalam merancang ulang struktur layanan dan desain rumah sakit, memperkokoh pondasi sistem kesehatan di Kukar.

Pada 2020, Aulia memilih meninggalkan status ASN dan menekuni dunia usaha. Namun, panggilan untuk mengabdi membawanya kembali ke jalur pelayanan publik. Terpilih sebagai bupati menjadi bukti bahwa kerja kerasnya di lapangan membuahkan hasil. “Unhas adalah rumah kami. Tempat kami kembali untuk mengisi ulang semangat,” ucapnya dengan suara bergetar.

Ketua IKA Unhas Kaltim, Isradi Zainal, menyampaikan kebanggaannya. “Kami bangga, akhirnya ada Bupati Kukar lulusan Unhas, baik S1 maupun S2,” ujarnya.

Ketua IKA Unhas Balikpapan, Wahyullah Bandung, juga menyebut Aulia sebagai sosok inspiratif. “Banyak cerita tentang dr Aulia, dari kepala puskesmas, direktur rumah sakit, hingga kini menjadi pemimpin daerah,” katanya.

Dukungan turut datang dari Fahruddin, alumni Unhas 1979 yang berprofesi sebagai ahli tata kota. Ia mengingatkan pentingnya membangun Kukar berbasis potensi lokal. “Kukar memiliki sungai-sungai yang tidak dimiliki daerah lain. Ini harus dikembangkan dengan mengangkat apa yang sudah ada, bukan sekadar mengejar kemewahan,” pesannya.

Senada, dr Abdi Lawang, alumni angkatan 1969, berharap kepemimpinan Aulia tak hanya fokus pada proyek fisik, melainkan juga membangun kenyamanan hidup masyarakat.

Menutup sesi, Aulia mengajak para senior untuk terus mendukung perjuangan mereka di daerah. “Kami ini adik-adik yang masih butuh nasihat. Kami terbuka menerima siapa pun alumni Unhas yang ingin datang ke Kukar, melihat, dan mendampingi kami,” ujarnya penuh harap.

Dalam suasana hangat dan akrab, para alumni Unhas membuktikan kekuatan ikatan mereka: membangun jejaring, berbagi semangat, dan berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan daerah.