Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekopol

Quick Count PSU Pilkada Kukar 2024: Aulia–Rendi Unggul Telak 56,74 Persen

77
×

Quick Count PSU Pilkada Kukar 2024: Aulia–Rendi Unggul Telak 56,74 Persen

Sebarkan artikel ini

TENGGARONG – Hasil hitung cepat atau quick count yang dirilis oleh lembaga survei SC Taktika mengindikasikan kemenangan telak pasangan calon nomor urut 1, Aulia Rahman Basri – Rendi Solihin, dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kutai Kartanegara 2024.

Pasangan ini disebutkan unggul, dengan perolehan suara 56,74 persen, berdasarkan data yang masuk 100 persen dari 400 TPS di seluruh wilayah Kukar.

Example 300x600

PSU yang digelar sebagai tindak lanjut atas putusan Mahkamah Konstitusi ini menjadi titik krusial dalam kontestasi politik yang telah berjalan panjang sejak Pilkada November 2024 lalu.

Meski dilakukan di tengah situasi politik yang lebih tenang, hasil quick count menunjukkan bahwa mayoritas pemilih tetap menjatuhkan pilihannya kepada pasangan yang sebelumnya juga memimpin perolehan suara.

Di posisi kedua, pasangan Dendi Suryadi – Alif Turiadi memperoleh 29 persen, sementara pasangan independen Awang Yacoub Luthman – Ahmad Zais meraih 14,26 persen. Selisih angka yang cukup mencolok ini menunjukkan arah preferensi pemilih yang jelas dan konsisten.

Metodologi quick count dilakukan melalui sampling acak sistematis dari 400 TPS yang tersebar secara proporsional di seluruh kecamatan. Dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error ±1 persen, hasil ini diyakini mencerminkan gambaran nyata dari suara rakyat Kukar.

Iqbal Themi, CEO SC Taktika, menegaskan bahwa quick count hanya memberikan gambaran awal. Hasil resmi tetap menunggu pengumuman dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui proses rekapitulasi manual sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Quick count ini sangat akurat, namun masyarakat tetap perlu menanti hasil resmi dari KPU,” ujar Iqbal dalam sesi pengumuman hasil yang digelar secara terbuka di sebuah kafe di Tenggarong, Sabtu (19/4/2025).

Masyarakat Kukar kini tinggal menunggu formalitas pengesahan hasil. Namun satu hal yang pasti, suara mereka telah kembali bergema melalui bilik-bilik suara, menjadi penentu arah kepemimpinan lima tahun ke depan.