Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi ajang penting bagi PDI Perjuangan Kalimantan Timur untuk membuktikan kekuatan politiknya. Partai berlambang banteng moncong putih ini optimistis mampu mempertahankan dominasinya dan memenangkan pasangan calon yang diusung.
PSU di Kukar ini dilaksanakan berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang baru saja dikeluarkan. Menghadapi momen penting ini, PDI Perjuangan tetap solid dengan mengusung Aulia Rahman sebagai pengganti Edi Damansyah untuk pencalonan PSU mendatang.
Konsolidasi dan Strategi Pemenangan
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim, Ananda Emira Moeis, menegaskan bahwa seluruh masyarakat dan pendukung harus tetap menjaga suara yang telah diperoleh pada Pilkada sebelumnya.
“Kita harus tetap menjaga kekompakan dan mempertahankan suara yang mencapai 249 ribu pada Pilkada kemarin,” ujar Ananda, Minggu (16/3/2025).
Ia menekankan bahwa Aulia Rahman merupakan pemimpin muda dengan visi kuat dalam membangun Kukar. Bersama Rendi Solihin, pasangan ini diyakini dapat membawa perubahan positif bagi daerah.
“Kedua sosok ini adalah pemimpin muda yang memiliki dedikasi tinggi untuk kemajuan daerahnya,” tambah Ananda.
Selain mengusung calon yang dinilai potensial, PDI Perjuangan juga terus menguatkan konsolidasi internal dengan memperkuat strategi pemenangan. Beberapa langkah yang diambil antara lain:
- Sosialisasi Program Kerja: Menyampaikan visi-misi dan program kerja pasangan calon kepada masyarakat.
- Pendekatan ke Masyarakat: Menggencarkan komunikasi langsung dengan warga.
- Penguatan Jaringan Kader: Memastikan seluruh kader di tingkat akar rumput tetap berpegang teguh pada keputusan partai.
Menjaga Demokrasi yang Sehat
PDI Perjuangan berharap PSU dapat berlangsung dengan jujur, adil, dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang sehat. Menurut Ananda, proses demokrasi yang transparan bukan hanya soal memenangkan calon yang diusung, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat mendapatkan pemimpin yang benar-benar berkomitmen untuk membangun daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa PSU ini berjalan dengan baik, transparan, dan demokratis. Ini bukan hanya tentang memenangkan calon yang kami usung, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat mendapatkan pemimpin yang benar-benar berkomitmen untuk membangun daerah,” jelas Ananda.
Optimisme PDI Perjuangan dalam PSU Kukar
Dengan strategi yang tepat dan dukungan masyarakat, PDI Perjuangan optimistis bahwa pasangan Aulia Rahman-Rendi Solihin dapat memenangkan PSU Kukar. Mereka juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam PSU, menggunakan hak pilih dengan bijak, dan mendukung pemimpin yang memiliki visi nyata untuk kemajuan Kukar.
Sebelumnya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kukar, Ed Damansyah, menegaskan bahwa pihaknya telah menyerahkan seluruh berkas pendaftaran sesuai dengan pedoman dari KPU. Ia juga meminta arahan dari KPU jika ada administrasi yang perlu diperbaiki selama tahap verifikasi.
“Hari ini kami menyerahkan semua berkas pendaftaran sesuai pedoman KPU Kukar. Jika ada administrasi yang belum lengkap, kami siap untuk memperbaikinya,” katanya saat mengantar pasangan Aulia Rahman Basri-Rendi Solihin ke KPU Kukar, Senin (10/3/2025).
Ia juga mengingatkan para kader partai untuk terus menjalankan perjuangan politik dengan semangat positif.
“Sekali lagi saya ingatkan, perjuangan kerja politik kita adalah ceria, riang, dan bersemangat. Tolong ini dijaga dengan baik,” pesannya.
















