Example 325x300
Example floating
Example floating
BalikpapanKaltim

Diskominfo Kaltim Gelar Coaching E-Walidata SIPD-RI 2025 untuk Optimalkan Pengelolaan Data

97
×

Diskominfo Kaltim Gelar Coaching E-Walidata SIPD-RI 2025 untuk Optimalkan Pengelolaan Data

Sebarkan artikel ini

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur (Diskominfo Kaltim) menyelenggarakan Coaching E-Walidata SIPD-RI Tahun 2025 bagi operator perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mengenai tata cara pengisian dan penginputan data dalam aplikasi E-Walidata pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD-RI).

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, mendorong para operator untuk tetap bersemangat dalam menjalankan tugasnya, meskipun pekerjaan penginputan data sering kali dianggap kurang nyaman.

Example 300x600

“Bukan pekerjaan yang mudah, tetapi ini tugas penting yang harus dijalankan. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan transparansi data kepada pemerintah pusat. Dengan data yang masuk ke dalam SIPD, kita bisa melihat apakah anggaran yang telah dialokasikan benar-benar mencapai target atau tidak,” ujar Faisal saat membuka kegiatan di Hotel Mercure Samarinda, Rabu (5/2/2025).

Peran Strategis Data dalam Kebijakan Pemerintah

Faisal menjelaskan bahwa sesuai dengan Undang-Undang Pemerintah Daerah, Diskominfo memiliki tiga urusan wajib non-pelayanan, yaitu komunikasi dan informasi, persandian dan keamanan siber, serta statistik. Salah satu langkah strategis yang telah dilakukan adalah membangun Portal Satu Data Kaltim, yang kini memuat lebih dari 8 ribu dataset.

“Kita terus bergerak maju secara bertahap menuju sistem pengelolaan data yang lebih baik,” tambahnya.

Ia juga menyoroti peningkatan Indeks Pengelolaan Statistik Sektoral Kaltim yang sebelumnya berada dalam kategori cukup, namun meningkat menjadi baik pada tahun 2024. Ia berharap pada tahun 2025, Kaltim bisa masuk 10 besar nasional dalam pengelolaan statistik sektoral.

“Pengelolaan data yang baik akan menghasilkan data berkualitas. Dengan data yang akurat, kebijakan pemerintah dapat dibuat berdasarkan fakta, bukan sekadar asumsi,” tegas Faisal.

Verifikasi Data dan Pelibatan Operator Perangkat Daerah

Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Diskominfo Kaltim, Adrie Dirga Sagita, menambahkan bahwa coaching ini merupakan agenda rutin yang berfokus pada tata cara pengisian dan penginputan data.

“Setelah pelatihan ini, operator perangkat daerah diberikan waktu untuk menginput data. Selanjutnya, pada 25-27 Februari, kami akan melakukan verifikasi dan validasi data sesuai arahan Dirjen Bina Bangda Kemendagri,” jelas Dirga.

Kegiatan ini menghadirkan Pranata Komputer (Prakom) Ahli Muda Bidang Statistik Diskominfo Kaltim, yaitu Nadia Paramitha Nazmah dan Nazarruddin, sebagai narasumber. Diharapkan melalui coaching ini, para operator dapat meningkatkan kualitas pengelolaan data guna mendukung kebijakan berbasis data di lingkungan pemerintah daerah.