Kalimantan Timur, provinsi di Pulau Kalimantan dengan ibu kota di Samarinda, dikenal sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan budaya.
Provinsi ini dipimpin oleh sejumlah kepala daerah, mulai dari wali kota, bupati, hingga gubernur.
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), terdapat tiga kepala daerah di Kalimantan Timur yang tercatat memiliki kekayaan paling kecil.
Meskipun disebut sebagai kepala daerah termiskin, harta mereka tetap mencapai miliaran rupiah.Berikut adalah tiga kepala daerah dengan kekayaan terkecil di Kalimantan Timur:
Makmur Marbun
Penjabat Bupati Penajam Paser Utara ini menjadi kepala daerah dengan kekayaan paling kecil, yakni sebesar Rp3.939.231.779. Kekayaannya terdiri dari:
- Tanah dan Bangunan: Rp2.940.612.000
- Alat Transportasi dan Mesin: Rp910.000.000
- Harta Bergerak Lainnya: Rp108.750.500
- Kas dan Setara Kas: Rp641.129.023
- Utang: Rp661.259.744
Kabupaten Penajam Paser Utara, yang dipimpin Makmur Marbun, merupakan salah satu lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Kabupaten Kutai Kartanegara.
Fransiskus Xaverius Yapan
Bupati Kutai Barat ini memiliki kekayaan sebesar Rp4.859.499.373, dengan rincian sebagai berikut:
- Tanah dan Bangunan: Rp4.769.500.000
- Alat Transportasi dan Mesin: Rp2.500.000
- Harta Bergerak Lainnya: Rp29.400.000
- Kas dan Setara Kas: Rp58.099.373
Basri Rase
Wali Kota Bontang ini tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp4.231.822.916, yang terdiri dari:
- Tanah dan Bangunan: Rp2.620.000.000
- Alat Transportasi dan Mesin: Rp100.000.000
- Harta Bergerak Lainnya: Rp20.000.000
- Kas dan Setara Kas: Rp1.491.822.916
Meskipun harta yang dimiliki tergolong kecil dibandingkan kepala daerah lain, mereka tetap memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola wilayah masing-masing.




























