Example 325x300
Example floating
Example floating
IKN TerkiniKaltim

Pemprov Kaltim Siap Jalankan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di 2025, Begini Mekanismenya

99
×

Pemprov Kaltim Siap Jalankan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di 2025, Begini Mekanismenya

Sebarkan artikel ini

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan mulai memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang berulang tahun, sebagai bagian dari implementasi program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Program ini rencananya dimulai pada Februari 2025 sebagai “kado ulang tahun” pemerintah untuk masyarakat.

Example 300x600

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, dr. Jaya Mualimin, menyatakan bahwa persiapan pelaksanaan program sudah dilakukan, termasuk koordinasi dengan kementerian terkait.

“Pelaksanaan tahun ini tidak langsung mencakup seluruh penduduk Kaltim, melainkan sekitar 40 persen. Targetnya, pada 2029 program ini akan mencakup 100 persen penduduk,” jelasnya.

Mekanisme Program

Program pemeriksaan kesehatan gratis akan dilakukan secara bertahap dengan membagi penerima manfaat menjadi beberapa segmen.

Tahap pertama dimulai pada minggu kedua Februari 2025, menyasar masyarakat umum dengan prioritas dewasa dan lansia yang berulang tahun.

Tahap kedua akan dilakukan pada Juli 2025, bertepatan dengan awal tahun ajaran baru, menyasar anak-anak sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA.

Untuk segmen pendidikan ini, pemeriksaan tidak berkaitan dengan hari ulang tahun, melainkan mengikuti jadwal sekolah.

“Screening bayi baru lahir dilakukan sekali saja, sedangkan pemeriksaan untuk anak-anak dilaksanakan pada awal tahun ajaran. Pola pemeriksaan berdasarkan hari ulang tahun hanya berlaku untuk masyarakat dewasa hingga lansia,” tambah dr. Jaya.

Anggaran dan Dukungan TeknologiProgram ini didanai oleh pemerintah pusat melalui APBN, dengan anggaran tahun ini mencapai Rp4,7 triliun.

Pemerintah daerah bertugas menyiapkan sumber daya manusia dan fasilitas kesehatan.

Masyarakat juga diimbau untuk mendaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan memanfaatkan aplikasi SATUSEHAT Mobile (SSM) untuk mengakses layanan ini.

“Aplikasi ini penting sebagai alat pelaporan pribadi. Kami mendorong masyarakat untuk segera mendaftar dan memanfaatkan program ini,” ujar dr. Jaya.

Partisipasi Masyarakat

Dr. Jaya mengajak masyarakat Kaltim untuk aktif menyukseskan program ini dan memanfaatkan kesempatan untuk rutin memeriksakan kesehatan.

“Partisipasi masyarakat sangat penting agar program ini berjalan lancar dan bermanfaat maksimal,” tutupnya.

Dengan dimulainya program ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sekaligus mendukung visi Indonesia sehat.