Example 325x300
Example floating
Example floating
IKN Terkini

PUPR Lelang Dua Seksi Jalan Tol

71
×

PUPR Lelang Dua Seksi Jalan Tol

Sebarkan artikel ini
Jalan tol di kawasan IKN Nusantara. (foto: Ilustrasi)

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengumumkan lelang untuk 2 proyek pembangunan jalan tol di Ibu Kota Nusantara (IKN) senilai total Rp5,6 triliun. Dilansir dari dokumen lelang resmi LPSE PU pada hari Senin (6/11/2023), proyek-proyek tersebut adalah Jalan Tol IKN Seksi 3A-2 segmen Karangjoang – KKT Kariangau senilai Rp2,91 triliun dan Jalan Tol Seksi 3B-2 segmen KKT Kariangau – Sp Tempadung senilai Rp2,69 triliun.

Dalam dokumen lelang tersebut, Kementerian PUPR menyatakan bahwa proyek tersebut akan meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas di kawasan IKN melalui mekanisme Kontrak Tahun Jamak (Multi Years Contract / MYC) Tahun Anggaran 2023-2025.

Example 300x600

Rincian pekerjaan untuk Jalan Tol IKN Seksi 3A-2 meliputi pembangunan jalan sepanjang 2,340 km, pembangunan jembatan sepanjang 1,785 km (di 8 lokasi), pembangunan overpass dan underpass (di 3 lokasi), pembangunan junction Karangjoang STA 26+000 (di 3 Ramp), pembangunan exit toll Karangjoang STA 24+125 (di 2 Ramp), dan pekerjaan arsitektural. Sementara itu, pekerjaan paket pembangunan Jalan Tol IKN Seksi 3B-2 meliputi pembangunan Elevated Pile Slab sepanjang 1,260 Km, pembangunan interchange KKT Kariangau (di 1 lokasi), dan pembangunan jembatan Satwa (di 2 lokasi).

Kementerian PUPR juga mengumumkan bahwa pengumuman pemenang lelang proyek-proyek jalan tol tersebut akan dilakukan pada 7-8 Desember 2023, sementara penandatanganan kontrak dijadwalkan akan dilaksanakan pada 14 Desember 2023.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menegaskan bahwa pembangunan jalan tol yang menghubungkan Kota Balikpapan dengan kawasan IKN akan mempersingkat waktu tempuh hingga 50 menit. Menurutnya, proyek ini akan memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas orang dan barang di kawasan tersebut. Diharapkan proyek tersebut akan selesai pada Juni 2024, dengan fasilitas penunjang tol termasuk keamanan, rest area, dan penghijauan sekitar jalan dengan penanaman pohon-pohon endemik Kalimantan sebanyak 60.000 pohon.(faz)