Example 325x300
Example floating
Example floating
BontangKaltim

Buaya Riska Dievakuasi dari Sungai Guntung

119
×

Buaya Riska Dievakuasi dari Sungai Guntung

Sebarkan artikel ini
Buaya riska dari Bontang dievakuasi ke penangkaran buaya Teritip di Balikpapan.

BONTANG-Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil mengamankan buaya yang dikenal sebagai Riska dari Sungai Guntung, Kelurahan Guntung, Kota Bontang. Proses evakuasi ini sebelumnya mengalami penolakan dari individu bernama Ambo.

“Ya sudah diamankan, jenis kelamin jantan dan ukuran panjangnya 4,42 meter dan lebar perutnya 70 centimeter,” jelas Kepala BKSDA Kaltim, Ari Wibawanto, kepada detikcom, Jumat (6/10/2023).

Example 300x600

Proses evakuasi buaya Riska dari Sungai Guntung dilakukan pada Selasa (3/10) dini hari oleh tim BKSDA Kaltim menggunakan perangkap.

“Aktivitas ini berdasarkan permintaan dari masyarakat Guntung. Beberapa bulan lalu, terjadi serangan buaya terhadap masyarakat sekitar, jadi evakuasi ini adalah hasil permintaan mereka,” kata Ari.

Buaya Riska selanjutnya dibawa ke Penangkaran Teritip di Balikpapan yang dikelola oleh BKSDA Kaltim. BKSDA Kaltim memastikan keamanan buaya Riska tersebut.

Lurah Guntung, Denny Febrian, menjelaskan bahwa buaya yang dievakuasi oleh BKSDA Kaltim adalah buaya yang identik dengan Riska, yang selama ini dekat dengan Ambo. Ini didasarkan pada ukuran dan perilaku buaya yang sering masuk ke permukiman sekitar.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Ambo terkait evakuasi ini, dan Ambo tidak mempermasalahkan langkah yang diambil oleh BKSDA Kaltim.

Namun, Denny menambahkan bahwa dalam waktu dekat, akan ada lebih banyak evakuasi buaya di Sungai Guntung karena hasil investigasi menunjukkan bahwa ada dua buaya lainnya yang masih berada di sungai tersebut.

Buaya Riska sudah menjalin persahabatan dengan Ambo selama beberapa waktu. Ambo sering memberikan makanan kepada buaya Riska dan menganggapnya sebagai teman hidup.

Saat ini, Buaya Riska sedang menjalani masa karantina di penangkaran buaya Tritip Balikpapan, dan Ambo diberi izin untuk menjenguknya.

Arif Anggoro, pengelola penangkaran buaya Tritip Balikpapan, mengatakan bahwa hingga saat ini, kondisi Buaya Riska masih normal, tanpa riwayat penyakit atau gangguan pada hewan tersebut.

“Kalau sekarang juga masih nggak mau makan. Itu kan baru 2-3 hari. Nanti setelah seminggu, baru kita lihat lagi perkembangannya. Kemarin, Pak Ambo datang ke sini dan menemui buaya tersebut,” ujarnya.(aco)