Example 325x300
Example floating
Example floating
KaltimKutai Timur

Pabrik Semen Kobexindo di Kutim Resmi Beroperasi

169
×

Pabrik Semen Kobexindo di Kutim Resmi Beroperasi

Sebarkan artikel ini

KALIORANG-Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, meresmikan pabrik semen milik PT Kobexindo Cement yang berlokasi di Desa Selangkau, Kaliorang, Kutai Timur, pada tanggal Rabu (23/8/2023). Pabrik semen ini merupakan hasil kerjasama antara investor dari China, yaitu Hongshi Holding Group, dan PT Kobexindo, dengan target produksi tahunan sebanyak 8 juta ton.

Dalam pidatonya, Isran Noor dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap pembangunan pabrik semen yang menggunakan bahan baku alami berupa batu kapur dari Kutai Timur.

Example 300x600

“Menurut pandangan saya, pabrik semen ini menjadi industri pengolahan sumber daya alam pertama di Kalimantan Timur. Dukungan dari semua pihak sangatlah penting,” ujar Isran Noor.

Lebih lanjut, Isran Noor mengungkapkan bahwa pabrik semen di Desa Selangkau ini nantinya akan menjadi pemasok utama kebutuhan semen di Kalimantan Timur dan juga di Indonesia secara keseluruhan, terutama untuk proyek pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

PT Kobexindo Cement adalah hasil kemitraan antara Hongshi Holding Group dan PT Kobexindo. Perusahaan ini berinvestasi besar dalam bidang produksi semen di Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Pabrik semen yang terletak di Kutai Timur ini mengalokasikan dana investasi sebesar Rp 15 triliun untuk membangun fasilitas dengan kapasitas produksi harian 10 ribu ton atau total 8 juta ton per tahun.

Pabrik tersebut, yang berdiri di atas lahan seluas 822 hektar, dianggap sebagai yang terbesar di dunia dan diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja bagi hingga 13.000 orang.

Gubernur Kaltim Isran Noor (kiri) dan Wakil General Manager Hongshi Holding Group Guo Qizheng.

Keberlanjutan lingkungan juga diperhatikan dalam pembangunan pabrik semen ini melalui penggunaan teknologi “pure low-temperature and waste heat power generation”.

Desain pabrik semen ini ditangani oleh PT Nan Jing Kisen International Engineering dan proses pembangunannya dilakukan dalam dua fase. Fase pertama melibatkan pembangunan area produksi semen clinker dengan kapasitas 10.000 ton per hari. Dengan demikian, diharapkan produksi 8 juta ton semen tersebut memiliki kualitas yang unggul.

Kepala DPMPTSP Provinsi Kalimantan Timur, Puguh Harjanto, menyatakan, “Didirikannya pabrik semen ini diharapkan mampu mendorong ekonomi lokal, termasuk penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat, pertumbuhan industri terkait, serta memberikan manfaat sosial lainnya.”

Proyek ambisius ini akan dilaksanakan dalam dua fase, dengan fase pertama berfokus pada pembangunan unit produksi klinker semen dengan kapasitas harian mencapai 10.000 ton. Unit ini akan ditenagai oleh teknologi pengelolaan panas limbah yang ramah lingkungan.

Meskipun proyek pembangunan pabrik semen oleh PT. Kobexindo di Kutai Timur mendapat perhatian positif atas ambisinya dan dampak ekonominya, beberapa kritik juga muncul terkait berbagai aspek proyek tersebut.

Salah satu kritik utama adalah dampak lingkungan yang mungkin timbul. Meskipun PT Kobexindo telah menekankan perlindungan lingkungan dalam perancangan pabrik, pembangunan industri besar seperti pabrik semen memiliki potensi merusak ekosistem setempat. Pengelolaan energi, limbah, dan dampak terhadap sumber daya air menjadi perhatian serius, mendorong perusahaan untuk memastikan bahwa lingkungan alami tetap terjaga.(faz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *