Example 325x300
Example floating
Example floating
KaltimSamarinda

Kaltim Siap Jalankan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Simulasi Dimulai di Samarinda

103
×

Kaltim Siap Jalankan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Simulasi Dimulai di Samarinda

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan simulasi program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Air Putih Samarinda dan beberapa wilayah lainnya sebagai langkah persiapan sebelum peluncuran program nasional yang dijadwalkan dimulai bulan ini.

“Kami sudah mulai menjalankan program ini sambil menunggu arahan dari Presiden,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, di Samarinda, Selasa, 04 Februari 2025.

Example 300x600

Simulasi ini mencakup pemeriksaan kesehatan bagi bayi, balita, hingga lansia. Sementara itu, untuk anak usia sekolah, pemeriksaan dilakukan di sekolah masing-masing.

“Semua peralatan medis dan obat-obatan akan disediakan oleh Kementerian Kesehatan, dan kami masih menunggu pengirimannya. Namun, dengan fasilitas yang tersedia saat ini, kami sudah siap melaksanakan program ini,” tambahnya.

Program pelayanan kesehatan gratis ini merupakan salah satu program prioritas nasional setelah Makan Bergizi Gratis. Layanan ini akan diterapkan di seluruh Indonesia, dengan fasilitas utama seperti puskesmas serta klinik dan praktik dokter swasta di lingkungan pelayanan primer.

Di Kalimantan Timur, delapan kabupaten/kota telah menggelar simulasi. Jaya Mualimin mengapresiasi pelaksanaan simulasi di Kota Samarinda yang diwakili oleh Puskesmas Air Putih.

Pendaftaran untuk pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan melalui aplikasi Satu Sehat. Setelah mendaftar, masyarakat akan menerima notifikasi terkait jadwal pemeriksaan.

Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, Ismed Kusasih, menjelaskan bahwa di Samarinda, program ini mencakup berbagai layanan prioritas, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga program nutrisi berbasis rumah sakit, komunitas, dan keluarga (HCF).

Ismed juga menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pemeriksaan fisik, tetapi juga memperkuat upaya promotif dan preventif. Di Samarinda, 26 puskesmas yang tersebar di 10 kecamatan telah disiapkan untuk menjalankan program ini.