Nusantara, Kamis (30/4/2026) — Kawasan Plaza Legislatif IKN kembali dihiasi aksi penghijauan. Sebanyak 700 bibit pohon ditanam dalam kegiatan yang melibatkan insan Otorita IKN, perwakilan Kementerian Keuangan RI, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun budaya baru yang lebih ramah lingkungan di ibu kota negara baru itu.
Jenis tanaman yang ditanam beragam, mulai dari balangeran, kapur, tanjung, dan meranti, hingga pohon buah seperti jeruk, jambu, mangga, kemiri, dan matoa. Untuk memperkuat lanskap hijau kawasan, peserta juga menambahkan tabebuya, pucuk merah, dan angsana di beberapa titik tanam.
Salah satu peserta, Permana Agung Drajattun, mengaku merasakan pengalaman yang berkesan saat ikut menanam pohon di kawasan yang masih asri tersebut. Ia menilai kesempatan membangun ibu kota negara dari tahap awal memberi makna tersendiri bagi para peserta.
“Saya menikmati betul ini (pengalaman pertama menanam pohon), terutama pagi hari ini, melihat udara yang begitu bersih. Ini satu-satunya kesempatan kita untuk menata sebuah kota, ibu kota negara yang kita tangani dari awal,” ujarnya.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa penanaman pohon bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kebiasaan yang ingin terus dirawat. Ia menyebut kegiatan seperti ini akan dilakukan secara berkala agar jejak hijau Nusantara makin terasa.
“Ini bukan seremonial, tetapi ini adalah gaya hidup kami, bahwa setiap satu atau dua minggu kita akan menanam pohon. Ini adalah cara untuk meninggalkan jejak hijau Nusantara,” tegas Basuki.
Dengan penanaman 700 pohon ini, IKN tak hanya menambah ruang hijau, tetapi juga memperkuat pesan bahwa pembangunan Nusantara diarahkan untuk tumbuh sebagai kota yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.






















