Example 325x300
Example floating
Example floating
Kaltim

Kalimantan Timur Targetkan Bebas Blank Spot pada 2025

72
×

Kalimantan Timur Targetkan Bebas Blank Spot pada 2025

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menargetkan seluruh wilayahnya bebas dari blank spot atau daerah tanpa jaringan internet pada tahun 2025. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan infrastruktur digital merata di seluruh penjuru Kaltim.

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur digital harus menjadi prioritas utama dalam pengembangan wilayah.

Example 300x600

Menurutnya, selain infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan, akses internet yang merata dan stabil menjadi elemen krusial dalam membangun daerah yang modern dan maju.

“Akses internet yang merata tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mempermudah akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan berbagai layanan publik lainnya,” ujar Faisal.

Faisal mengungkapkan bahwa target awal untuk mengatasi masalah blank spot di Kaltim seharusnya tercapai pada 2024. Namun, menurutnya, kendala dalam pelaksanaan program pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) Bakti yang sempat mengalami hambatan, membuat pencapaian target mundur. Meski demikian, ia optimistis bahwa pada tahun 2025, seluruh wilayah Kaltim akan terbebas dari blank spot.

Selain itu, Faisal menambahkan bahwa Kaltim tengah mempersiapkan diri sebagai mitra pendukung bagi Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kaltim, yang menjadi bagian dari kawasan penyangga IKN, membutuhkan konektivitas digital yang handal hingga ke daerah-daerah terpencil.

Dengan adanya akses internet yang merata, pemerintah daerah berharap Kaltim dapat turut berperan dalam mendukung pembangunan IKN, yang akan bergantung pada teknologi digital untuk berbagai sektor kehidupan.

Namun, hingga kini, masih ada sekitar 20 persen wilayah Kaltim yang teridentifikasi sebagai blank spot, khususnya di beberapa daerah seperti Kutai Timur, Mahakam Ulu, dan Kutai Barat.

Meskipun ada tantangan tersebut, pemerintah Provinsi Kaltim terus berupaya untuk menyelesaikan masalah ini dalam waktu dekat.

Salah satu langkah yang diharapkan bisa mempercepat penyelesaian adalah dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memperhatikan wilayah-wilayah yang masih terisolasi.

Pemerintah Provinsi Kaltim berharap agar pada 2025, Kaltim bisa sepenuhnya terbebas dari blank spot, sehingga masyarakat di setiap pelosok daerah dapat menikmati kemajuan digitalisasi yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi perkembangan ekonomi serta layanan publik.