Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Diarpus) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong transformasi digital dalam pelayanan perpustakaan dengan menghadirkan sistem perpustakaan digital.
Langkah ini bertujuan untuk memperluas akses layanan perpustakaan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan literasi publik di Kukar.
Menurut Kepala Diarpus Kukar, Aji Lina Rodiah, pengembangan perpustakaan digital yang telah berjalan sejak 2023 ini menjadi upaya penting dalam memudahkan akses literasi tanpa batasan ruang dan waktu.
“Anggota perpustakaan digital di Kukar terus meningkat. Melalui aplikasi e-Kukar, semua anggota dapat mengakses koleksi perpustakaan dengan lebih mudah,” ujar Lina.
Lina juga menyoroti peningkatan minat baca masyarakat sepanjang tahun 2024. Ia menyebutkan bahwa peran Duta Baca yang aktif di tingkat SMP, SMA, hingga masyarakat umum menjadi faktor utama dalam tren positif ini.
Selain itu, hampir seluruh kecamatan di Kukar kini telah memiliki perpustakaan dengan total lebih dari 100 perpustakaan desa, mencakup tingkat SD, SMP, dan SMA.
Dalam upaya memperkuat budaya literasi, Lina mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelajar hingga mahasiswa, untuk memanfaatkan perpustakaan fisik maupun digital yang dapat diakses melalui platform e-Kukar.
“Ayo datang ke perpustakaan! Di sini bukan hanya untuk membaca, tetapi juga bisa meminjam ruang perpustakaan untuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
Pengembangan perpustakaan digital ini diharapkan mampu memperluas jangkauan literasi serta mendukung peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara.(Adv/Diskominfo Kukar)



























