Example 325x300
Example floating
Example floating
Dispar KukarKaltimKutai Kartanegara

Film Kampong Tuana Tuha, Inovasi Dispar Kukar Promosikan Wisata Lewat Cerita Mistis

110
×

Film Kampong Tuana Tuha, Inovasi Dispar Kukar Promosikan Wisata Lewat Cerita Mistis

Sebarkan artikel ini

Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) menggagas pendekatan baru dalam mempromosikan pariwisata lokal dengan memadukan cerita rakyat dan kekuatan visual melalui produksi film berjudul Kampong Tuana Tuha.

Film ini diangkat dari legenda Desa Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan, dan dikembangkan dalam bentuk workshop bersama sineas lokal.

Example 300x600

Plt Sekretaris Dispar Kukar, Sugiarto, menyebut langkah ini sebagai strategi membuka “jendela baru” pengenalan Kukar lewat media yang lebih digemari masyarakat saat ini.

“Di era digital, penyebaran informasi wisata bisa lebih cepat kalau dikemas dalam bentuk film lokal,” ujarnya, Rabu (25/6/2025).

Pemilihan Desa Tuana Tuha sebagai latar film bukan tanpa alasan. Selain kisah mistisnya yang khas, Sugiarto sendiri memiliki ikatan personal dengan desa tersebut karena pernah tinggal di sana.

“Setiap wilayah punya kekuatan budaya masing-masing. Tuana Tuha ini unik dan layak diangkat ke publik,” tambahnya.

Film horor dipilih sebagai genre utama, menyesuaikan minat generasi muda, terutama Gen Alpha. Produser film, Zufliansyah, mengatakan bahwa promosi wisata tak cukup hanya dengan menampilkan keindahan alam.

“Kalau sekadar tayangin gambar, orang belum tentu tertarik. Tapi kalau ada cerita yang menarik, penonton bisa terhubung. Tanpa sadar, mereka sebenarnya sedang menonton promosi wisata,” jelasnya.

Lebih dari itu, Kampong Tuana Tuha juga diharapkan menjadi media pelestarian budaya dan bahasa lokal yang mulai terpinggirkan. Dispar Kukar optimistis, kehadiran film ini mampu menarik kunjungan wisatawan, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal lewat UMKM, lapangan kerja, hingga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Produksi film masih dalam tahap pengerjaan, dan jadwal peluncurannya akan ditentukan setelah seluruh proses rampung.

“Kami berharap, saat tayang nanti, film ini bisa mengangkat nama Kukar dan menjadi daya tarik wisata yang kuat,” tutup Sugiarto. (Adv/Dispar Kukar)