Example 325x300
Example floating
Example floating
KaltimKutai Kartanegara

1.100 Usulan Warga Masuk Musrenbang Tenggarong 2025, Wujud Komitmen Bangun Daerah Secara Kolaboratif

69
×

1.100 Usulan Warga Masuk Musrenbang Tenggarong 2025, Wujud Komitmen Bangun Daerah Secara Kolaboratif

Sebarkan artikel ini

Tenggarong – Pemerintah Kecamatan Tenggarong kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan partisipatif melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025 yang digelar di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Tenggarong, Senin (3/3/2025).

Mengangkat tema “Penataan Kelembagaan Pemerintah Daerah dan Pemerataan Infrastruktur Pembangunan yang Berkelanjutan,” Musrenbang kali ini berhasil menjaring 1.100 usulan masyarakat, hasil rangkaian musyawarah dari 12 kelurahan dan 2 desa yang ada di Kecamatan Tenggarong.

Example 300x600

Acara dibuka secara resmi oleh Camat Tenggarong, Sukono, yang mewakili Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah. Dalam sambutannya, Sukono menyampaikan bahwa seluruh usulan telah dimasukkan ke dalam sistem dan telah melalui proses penyaringan berdasarkan skala prioritas yang disepakati bersama para lurah dan kepala desa.

“Semua prioritas sudah masuk ke dalam sistem. Tidak perlu lagi mencari-cari usulan baru. Kami sudah sepakat mana yang paling mendesak dan penting untuk dilaksanakan,” ujar Sukono.

Musrenbang tak sekadar menjadi forum diskusi, tetapi juga menjadi platform strategis yang memperkuat peran aktif masyarakat dalam menentukan arah pembangunan di wilayahnya. Kehadiran para lurah, kepala desa, RT, hingga tokoh masyarakat memperkuat legitimasi serta kualitas perencanaan yang dihasilkan.

Partisipasi warga dalam Musrenbang juga diyakini membawa banyak manfaat, antara lain:

  • Memastikan pembangunan sesuai kebutuhan nyata masyarakat
  • Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah
  • Mendorong keterlibatan dalam pengawasan pelaksanaan program
  • Menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan

Musrenbang tingkat kecamatan juga berperan penting dalam mengintegrasikan program dari desa dan kelurahan ke dalam rencana pembangunan tingkat kabupaten.

Sukono menambahkan, pihaknya bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan terus mengawal proses pelaksanaan hasil Musrenbang agar benar-benar dapat direalisasikan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami berharap Musrenbang tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tapi benar-benar menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun daerah secara bersama-sama,” pungkasnya.

Dengan proses perencanaan yang sistematis dan melibatkan masyarakat secara luas, Kecamatan Tenggarong optimistis pembangunan tahun 2025 akan berjalan lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan. (Adv/Diskominfo Kukar)