Example 325x300
Example floating
Example floating
BalikpapanIKN TerkiniKaltim

Balikpapan Segera Miliki Tol Layang Menuju Ibu Kota Nusantara (IKN)

93
×

Balikpapan Segera Miliki Tol Layang Menuju Ibu Kota Nusantara (IKN)

Sebarkan artikel ini

BALIKPAPAN – Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Hendro Satrio Kamaluddin, mengungkapkan rencana pembangunan jalan tol layang (flyover) yang akan menghubungkan Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). Jalan tol tersebut mencakup seksi 1A dan 1B dengan panjang sekitar 5 kilometer.

“Sebagian besar jalur ini akan dibangun melayang untuk memungkinkan kendaraan melintas di atas jalan kota yang ada,” kata Hendro pada Minggu (19/1) di Balikpapan.

Example 300x600

Hendro menjelaskan bahwa struktur tanah lempung di Balikpapan yang rentan longsor menjadi tantangan utama.

Oleh karena itu, pembangunan tol menggunakan fondasi tumpukan bor (bore pile), metode yang sering diterapkan pada konstruksi di tanah lunak.

“Metode ini melibatkan pengeboran vertikal di tanah, yang kemudian diisi beton bertulang. Tiang pancang berdiameter 80 cm hingga 1,2 meter akan ditanam hingga kedalaman 20-25 meter untuk memberikan stabilitas tinggi,” jelas Hendro.

Proyek Multi-Years

Tahapan pembangunan tol akan memasuki proses pelelangan awal Februari 2025. Pelelangan diperkirakan memakan waktu 2-3 bulan, sementara konstruksi ditargetkan rampung pada 2027 dengan skema proyek tahun jamak (multi-years).

Proyek ini diperkirakan menelan biaya sebesar Rp1,9 triliun yang sepenuhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Integrasi dengan Jaringan TolJika rampung, tol layang ini akan terhubung dengan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) melalui gerbang di persimpangan Jalan Syarifuddin Yoes.

Jalur ini kemudian akan tersambung ke seksi 3A segmen Karang Joang–Kaltim Kariangau Terminal (KKT) dan berlanjut hingga Jembatan Pulau Balang.

Tol layang ini dirancang memiliki tiga lajur dengan dua jalur, lebar tiap lajur 3,75 meter, dan total lebar jalur (right of way/ROW) mencapai 12 meter.

Proyek Pendukung

BBPJN juga tengah menggarap pembangunan Tol seksi 3A tahap kedua, termasuk pembangunan Jembatan Sungai Wain. “Proyek ini diharapkan selesai pada 2026,” ujar Hendro.

Pembangunan jalan tol layang ini diharapkan meningkatkan konektivitas dan mendukung kelancaran transportasi menuju IKN, sekaligus menjadi infrastruktur strategis di Kalimantan Timur.