Example 325x300
Example floating
Example floating
KaltimKutai Kartanegara

Teras Kota Bangun Resmi Dibuka, Jadi Ikon Baru Anak Muda dan Ruang Kreatif di Kecamatan Kota Bangun

72
×

Teras Kota Bangun Resmi Dibuka, Jadi Ikon Baru Anak Muda dan Ruang Kreatif di Kecamatan Kota Bangun

Sebarkan artikel ini

Kutai Kartanegara – Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah meresmikan Teras Kota Bangun Ulu, sebuah ruang publik baru yang digadang-gadang menjadi ikon angkringan dan tempat berkumpul anak muda di wilayah Kota Bangun dan sekitarnya. Peresmian ini dilakukan dalam kunjungan kerjanya ke Kecamatan Kota Bangun pada Senin (7/8).

Pelataran yang terletak di depan dermaga atau pelabuhan Kota Bangun ini dulunya hanyalah lahan kosong yang dipenuhi rerumputan liar. Namun kini, berkat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kukar dan Pemerintah Kecamatan Kota Bangun, kawasan ini telah disulap menjadi ruang publik yang nyaman dan fungsional.

Example 300x600

“Alhamdulillah, kerja sama yang terjalin baik ini terus mendorong pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum di Kota Bangun. Intinya, kita harus saling memahami dan bekerja sama membangun kecamatan ini. Kunci keberhasilan pembangunan adalah komunikasi yang solid antar pihak,” ungkap Plt Camat Kota Bangun, Abdul Karim.

Bupati Edi Damansyah menyampaikan apresiasinya atas rampungnya pembangunan Teras Kota Bangun, yang menurutnya merupakan hasil dari perencanaan yang telah lama dibahas di tingkat kabupaten dan didukung oleh pembiayaan dari Dinas Perhubungan.

Pemanfaatan Teras Kota Bangun kini telah diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Desa Kota Bangun Ulu dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BumDes). Beberapa pelaku usaha telah mulai beraktivitas di kawasan ini, dan sistem pungutan retribusi telah diterapkan untuk masuk ke kas desa.

“Teras ini menjadi ikon baru Kota Bangun, apalagi letaknya strategis sebagai pintu gerbang zona ulu. Potensi perputaran ekonomi di kawasan ini sangat tinggi, didukung sektor seperti perkebunan kelapa sawit, kehutanan, jasa, dan lainnya,” jelas Edi.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan dan perawatan kawasan ini, agar tetap asri dan menarik. “Jangan biarkan tumbuh rumput liar lagi. Harus ditanami dan dijaga estetikanya,” tambahnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya memberi ruang kepada komunitas lokal, khususnya yang berasal dari desa-desa di Kecamatan Kota Bangun. Komunitas seni, pelaku budaya, dan pelaku UMKM perlu difasilitasi secara administratif maupun peralatan, termasuk pelatihan dan pembinaan yang telah tertuang dalam program Kukar Idaman.

“Pertumbuhan UMKM di Kukar sangat pesat. Sekarang tinggal bagaimana kita menjaga konsistensi dalam pembinaan. Teras ini jangan hanya jadi tempat nongkrong malam hari, tapi juga harus menjadi kawasan produktif. Komunitas harus lebih kreatif dan inovatif untuk memaksimalkan potensinya,” tegas Edi.

Ia juga mengingatkan agar seluruh fasilitas umum di kawasan Teras tetap dijaga kebersihannya dan digunakan sesuai peruntukannya, terutama untuk kegiatan seni dan budaya yang mencerminkan kekhasan daerah. (Adv/Diskominfo Kukar)