Example 325x300
Example floating
Example floating
KaltimKutai Kartanegara

Sekda Kukar Pimpin Upacara Hardiknas 2025: Pendidikan Jalan Menuju Bangsa Bermartabat

83
×

Sekda Kukar Pimpin Upacara Hardiknas 2025: Pendidikan Jalan Menuju Bangsa Bermartabat

Sebarkan artikel ini

TENGGARONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 yang dilaksanakan pada Jumat (2/5/2025) di Halaman Kantor Bupati Kukar.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Dalam kesempatan tersebut, Sekda Sunggono membacakan sambutan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.

Example 300x600

Dalam sambutannya, ditegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremonial tahunan yang diwarnai upacara bendera dan berbagai lomba, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat dedikasi dan komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan, menurutnya, adalah amanat konstitusi yang harus diwujudkan melalui layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa.

“Pendidikan sejatinya merupakan proses membangun kepribadian utama, akhlak mulia, dan peradaban bangsa. Secara individual, pendidikan menumbuhkembangkan fitrah manusia sebagai homo educandum, yaitu makhluk yang tumbuh melalui pendidikan demi mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin. Sementara dalam konteks kebangsaan, pendidikan adalah sarana mobilitas sosial-politik yang mengangkat harkat dan martabat bangsa,” jelas Sunggono.

Ia juga menyampaikan bahwa sangat tepat jika Presiden Prabowo menempatkan pendidikan sebagai prioritas pembangunan, sebagaimana tercantum dalam Asta Cita keempat. Presiden berkomitmen membangun sumber daya manusia unggul sebagai agen perubahan menuju Indonesia yang adil dan makmur.

“Presiden juga berkomitmen memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan, dengan revitalisasi sarana dan prasarana, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru,” tambahnya.

Menurutnya, guru berperan strategis sebagai agen pembelajaran dan peradaban. Tidak hanya menjadi fasilitator, tetapi juga mentor dan konselor yang mendampingi siswa meraih cita-cita.

Sunggono menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya ditanggung pemerintah. “Diperlukan partisipasi semua pihak — pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, hingga media massa — agar pendidikan benar-benar menjadi layanan publik yang efektif dalam membentuk generasi tangguh dan berdaya saing,” ujarnya.

Sejak Oktober 2024, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan. Secara manajerial dilakukan pembenahan tata kelola dan pembinaan guru. Secara kurikuler diterapkan pembelajaran mendalam (deep learning), ujian kemampuan akademik (TKA), serta pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial (AI).

Secara pedagogis, kementerian juga meluncurkan program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang meliputi: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bersosialisasi, dan tidur cukup. Selain itu, ada pula program Pagi Ceria yang diisi dengan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH), menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta doa bersama.

Untuk pendidikan karakter di jenjang taman kanak-kanak, kementerian merilis Album Kicau, berisi lagu-lagu anak yang bertujuan membentuk karakter sejak dini. (Adv/Diskominfo Kukar)