Example 325x300
Example floating
Example floating
Nasional

Pemerintah Beri Diskon Tarif Tol 20 Persen Selama Libur Idul Adha dan Sekolah

72
×

Pemerintah Beri Diskon Tarif Tol 20 Persen Selama Libur Idul Adha dan Sekolah

Sebarkan artikel ini

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengumumkan pemberian diskon tarif tol sebesar 20 persen yang akan berlaku selama masa libur Idul Adha dan liburan sekolah pertengahan tahun ini.

Kebijakan tersebut akan berlangsung selama 10 hari, dengan jadwal pelaksanaan terbagi ke dalam tiga momen penting: menjelang Idul Adha, awal libur sekolah, dan periode arus balik menjelang dimulainya tahun ajaran baru.

Example 300x600

Menteri PUPR Dody Hanggodo menyampaikan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mendorong mobilitas masyarakat sekaligus memberikan insentif ekonomi di tengah meningkatnya aktivitas perjalanan pada musim liburan. Ia menjelaskan bahwa potongan tarif tol diberikan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas serta meringankan beban biaya perjalanan bagi masyarakat yang bepergian pada periode tersebut.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantono, menjelaskan lebih lanjut bahwa diskon tarif tol akan diterapkan di sembilan ruas tol yang tersebar di wilayah Pulau Jawa dan Sumatera. Namun, ia menegaskan bahwa diskon ini tidak berlaku penuh sepanjang hari libur, melainkan hanya pada tanggal-tanggal tertentu yang telah ditentukan berdasarkan proyeksi arus lalu lintas.

Menariknya, skema diskon ini tidak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dijalankan melalui pembiayaan non-APBN, yakni dengan mendorong masing-masing Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk langsung menanggung potongan tarif ini. Surat edaran telah diterbitkan oleh Kementerian PUPR kepada para BUJT untuk mendukung pelaksanaan kebijakan ini.

Sri Mulyani menambahkan, kebijakan ini diperkirakan akan menyentuh sekitar 110 juta perjalanan di jalan tol selama periode liburan sekolah. Dengan demikian, langkah ini dinilai sebagai strategi yang efektif untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menopang stabilitas ekonomi di masa liburan panjang.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap dapat menciptakan pengalaman mudik dan liburan yang lebih lancar, terjangkau, dan menyenangkan bagi masyarakat, sembari tetap menjaga pertumbuhan aktivitas ekonomi nasional.