Example 325x300
Example floating
Example floating
IKN Terkini

IKN dan Unhas Dorong Riset Talenta untuk Kota Nusantara

25
×

IKN dan Unhas Dorong Riset Talenta untuk Kota Nusantara

Sebarkan artikel ini
Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) (Foto : OIKN)

IKN dan Unhas kembali menjadi sorotan setelah keduanya membahas penguatan riset talenta untuk mendukung Kota Nusantara. Kolaborasi ini penting karena pembangunan Ibu Kota Nusantara tidak hanya membutuhkan beton, jalan, dan kantor pemerintahan, tetapi juga sumber daya manusia yang siap mengisi kota baru itu.

Laporan media yang jadi rujukan shortlist menempatkan pembahasan itu sebagai salah satu narasi paling relevan untuk pembaca Kata IKN: kampus dan otorita sama-sama mendorong lahirnya ekosistem yang lebih inovatif, cerdas, dan berkelanjutan. Di titik ini, istilah “sponge city” dan “forest city” bukan lagi jargon, melainkan arah desain kota yang harus diterjemahkan ke dalam riset, kurikulum, dan praktik lapangan.

Example 300x600

Karena itu, kerja sama dengan perguruan tinggi seperti Unhas menjadi penting. Perguruan tinggi bisa menyediakan riset terapan, kajian lingkungan, hingga penguatan talenta yang dibutuhkan untuk tata kota modern. Dalam jangka panjang, pembangunan IKN akan lebih kuat bila didukung jejaring akademik yang bisa menguji ide, mengawal kebijakan, dan memberi masukan berbasis data.

Bagi publik, sinyal paling menarik dari kolaborasi ini adalah perubahan fokus dari sekadar pembangunan fisik menjadi pembangunan manusia. Jika IKN ingin benar-benar menjadi kota masa depan, maka ruang belajar, laboratorium, dan pusat riset harus tumbuh seiring kawasan pemerintahan. Di situlah posisi Unhas dan mitra akademik lain menjadi krusial.

Lebih jauh lagi, kerja sama kampus–otorita bisa membuka jalur magang, program riset bersama, dan forum kebijakan yang membantu menyiapkan generasi profesional untuk tinggal dan bekerja di Nusantara. IKN akan lebih mudah menjadi kota hidup jika ekosistem pendidikannya tidak berdiri sendiri, melainkan menyatu dengan kebutuhan publik, lingkungan, dan tata kelola. Dari situ, IKN bisa berfungsi sebagai laboratorium kota hijau yang nyata, bukan hanya konsep di atas kertas.

Dengan narasi seperti itu, IKN dan Unhas bukan cuma berbagi pengetahuan, tetapi juga membangun fondasi sosial untuk kota baru yang ingin hidup lebih hijau, lebih pintar, dan lebih siap menghadapi tantangan jangka panjang.